Berita

moeldoko/net

Pertahanan

HELI MI-17 JATUH

Panglima TNI Umumkan Hasil Investagasi Lapis Dua Minggu Ini

SELASA, 12 NOVEMBER 2013 | 00:10 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan sudah membentuk tim investigasi lapis dua oleh Mabes TNI terkait jatuhnya Heli MI-17 milik TNI Angkatan Darat.

Helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat jatuh di daerah Kecamatan Baku Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sekitar pukul 09.09 WITA, Sabtu lalu (9/11),

"Hasilnya akan kami umumkan minggu ini. Kami membantu tim investigasi yang sudah dibentuk oleh TNI Angkatan Darat agar informasinya berimbang. Saya ingin mencari apa yang sesungguhnya terjadi agar ke depan tidak terjadi lagi,"tegas Moeldoko kepada wartawan saat menghadiri acara teater "Mari Bung, Lebih Indonesi Lagi" di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta, Senin (11/9)


Temuan sementara tegas Moeldoko jatuhnya Heli karena terkena hempasan angin yang menyebabkan hilang kendali. Akibatnya ekor Heli menabarak pohon dan akhirnya jatuh. Timbulnya kebakaran karena Heli membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dibawa untuk membangun pos di daerah perbatasan. Makanya, lanjut Moeldoko, Heli juga membawa masyrakat sipil untuk membantu membuat pos tersebut.

"Jadi saya tegaskan untuk sementara ini bukan karena rusak mesin atau pelanggaran regulasi baik pilot (human erro) maupun batasan muatan," tegas Moeldoko

Lebih lanjut Moeldoko pun menegaskan bahwa Helikopter tersebut termasuk kulaitas yang baik buatan tahun 2010. Moeldoko pun menepis adanya dugaan sabotase tehadap jatuhnya Heli.

"Helikopter ini cukup bandel, saya sering pakai karena kita yakini helikopter itu bandel," demikian Moeldoko. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya