Berita

Presiden Langsung Gelar Ratas Usai Pimpin Ziarah Nasional

MINGGU, 10 NOVEMBER 2013 | 12:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung menggelar rapat terbatas bersama para menteri di Ruang Tamu Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata, Jakarta Selatan usai memimpin upacara Ziarah Nasional.

Rapat terbatas yang dilaksanakan secara mendadak ini membahas 3 agenda utama, yaitu evakuasi WNI yang overstay di Saudi Arabia, evakuasi Helikopter TNI AD yang jatuh di perbatasan Kalimantan, dan bencana alam angin topan yang terjadi di Filipina.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Mensos Salim Segaf Al-Jufri, Menkeu Chatib Basri, Panglima TNI Moeldoko, dan Kepala BNPB Syamsul Maarif.


Terkait bencana alam yang terjadi di Filipina, dalam pengantar singkatnya, Presiden menginstruksikan kepada pihak terkait untuk mengetahui apa saja yang bisa dilakukan Indonesia untuk membantu penanganan bencana alam tersebut.

Topan super Haiyan yang menghantam kawasan Filipina telah memakan banyak sekali korban jiwa dan melumpuhkan infrastruktur setempat. Badai super Haiyan tercatat sebagai salah satu topan terdasyat yang pernah ada.

Sementara sebelumnya, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden SBY mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban kecelakaan helikopter milik TNI AD yang terjadi di perbatasan Kalimantan, dan merenggut nyawa 13 orang penumpang yang berada di helikopter tersebut. Helikopter MI-17 milik TNI AD saat terjadi kecelakaan tengah mengemban tugas membuat pos perbatasan.

"Saat ini evakuasi telah dilakukan di RS Tarakan. Tentu ini merupakan suatu musibah dan beliau mengucapkan belasungkawa," jelas Julian. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya