Berita

ali masykur musa

AMM: Bangkitkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

JUMAT, 08 NOVEMBER 2013 | 17:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kecemasan akan guncangan ekonomi global dewasa ini harus menjadi peringatan akan pentingnya memberikan prioritas pada upaya penguatan fondasi ekonomi nasional melalui peningkatan daya pertumbuhan di masing-masing daerah.

"Pertumbuhan ekonomi nasional harus ditopang oleh pertumbuhan di masing-masing daerah di Indonesia. Inilah salah satu cara terbaik untuk menguatkan fondasi ekonomi kita," ujar anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Ali Masykur Musa saat memberikan kuliah umum di Universitas Tadulako, Palu, Jum’at (8/11).

Untuk pertumbuhan ekonomi daerah, Ali Masykur Musa mendorong pemerintah pusat memperbesar dana transfer ke daerah. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di berbagai daerah. "Sudah saatnya pemerintah pusat mengubah kebiasaan selama ini yang cenderung memusatkan anggaran di Jakarta. Manfaatnya banyak, denyut ekonomi daerah bergeliat, konsumsi rumah tangga meningkat, dan kualitas pelayanan publik di masing-masing daerah pun bisa maksimal,” terang Cak Ali, panggilan akrabnya.


Selain itu, dalam rilisnya, Cak Ali menambahkan, percepatan pertumbuhan ekonomi daerah juga sangat mungkin terwujud jika pemerintah pusat dan daerah bersinergi untuk mengembangkan potensi ekonomi wilayah masing-masing.

Salah satu contohnya adalah mendorong terciptanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dengan adanya simpul-simpul ekonomi yang tersebar, kesenjangan antara pusat dan daerah bisa berkurang, apalagi jika KEK tersebut ditopang dengan infrastruktur terpadu untuk mempermudah distribusi barang dan jasa, serta ekspor ke luar negeri.

“Stabilisasi ekonomi nasional akan terwujud jika ada kesinambungan fiskal nasional dan peningkatkan kemampuan daerah dalam menggali potensi ekonomi daerah. Dengan hal ini daya saing bangsa juga dapat ditingkatkan,” terang tokoh muda NU ini.

Untuk mendukung konsep ini berjalan dengan baik, Cak Ali memberikan sorotan kepada dunia pendidikan agar mampu membangun kemampuan manusiamelalui pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). “Dengan hal Ini mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa mempunyai kesiapan yang tangguh untuk menghadapi globalisasi. Apalagi jika mahasiswa tersebut mempunyai kemampuan wirausaha yang nantinya mampu menjadi pengusaha berkaliber dunia,” tandas salah satu calon Presiden ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya