Berita

tb hasanuddin/net

Pertahanan

Lemsaneg Urus Penyadapan, Bukan KPU

KAMIS, 07 NOVEMBER 2013 | 15:03 WIB | LAPORAN:

Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) harus mencegah adanya segala bentuk intersep atau penyadapan dari negara asing. Kalau terjadi penyadapan dari luar berarti Lemsaneg gagal melaksanakan tugasnya.

"Lemsaneg tugasnya mengurusi itu bukan mengurusi KPU," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR  TB Hasanuddin di gedung Senayan, Jakarta, Kamis (7/11).

Jelas dia, seharusnya begitu Indonesia disadap oleh Australia dan Amerika Serikat seperti yang ramai diberitakan, Lemsaneg segera melayangkan protes.


Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, dalam konvensi internaisonal sudah ada aturan pengaturan penyadapan. Bahkan spionase pun dilarang. Untuk itu, sebelum melayangkan protes, Indonesia harus memiliki bukti yang kuat tentang penyadapan tersebut. Kalau bukti itu kuat, kata Hasanuddin, Indonesia segera melayangkan protes ke mahkamah internasional.

"Aksi diplomatik dan mengusir kedutaannya, serta membawanya ke mahkamah internaisonal bisa dilakukan. Tapi dengan catatan harus didukung dehgan bukti yang kuat," demikian TB Hasanuddin. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya