Berita

Demokrat Yakin Menang karena 60 Persen Rakyat di Lapis Ketiga Masih Diam

SENIN, 04 NOVEMBER 2013 | 16:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kerja optimal Presiden SBY dalam mengakhiri pemerintahan diyakini akan berbuah manis dan berdampak pada penerimaan rakyat terhadap Partai Demokrat.

Karena program-program SBY yang terdiri dari 4 cluster sangat dibutuhkan dan diminati semua rakyat, khususnya soal percepatan ekonomi, Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Persalinan (Jampersal),  Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), dan  Program Keluarga Harapan (PKH).

Demikian disampaikan Sekretaris Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat Farhan Effendy, (Senin, 4/11) menanggapi temuan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bahwaelektabilitas Demokrat hanya 9,8 persen. Dengan angka tersebut otomatis Demokrat tidak bisa sendiri dalam mencalonkan pasangan capres-cawapres.


Selain itu, menurut Farhan, masyarakat Indonesia terdiri dari tiga lapis. Pertama masyarakat berpendapat, kedua masyarakat bergerak dan ketiga masyarakat diam.
Kelompok masyarakat diam sebesar 60 persen dan belum menentukan pilihan. Sementara masyarakat berpendapat alias politisi dan kelompok intelektual sejak awal sudah punya preferensi untuk memilih.

"Jadi Demokrat tetap punya peluang besar untuk menang dan sanggup mengajukan capresnya sendiri. Saya yakin itu," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya