Berita

Mahfud MD

Wawancara

WAWANCARA

Mahfud MD: Temuan BNN Tidak Mempengaruhi Putusan MKK Terhadap Akil Mochtar

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 09:54 WIB

Kalau tidak ada aral melintang, hari Jumat ini, pukul 10 WIB, Majelis Kehormatan Konstitusi (MKK) akan menentukan status Akil Mochtar. Apa diberhentikan secara terhormat atau tidak secara terhormat dari jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Yang jelas, temuan Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak  mempengaruhi putusan MKK terhadap Akil Mochtar.

Demikian disampaikan anggota MKK Mahfud MD kepada Rakyat Merdeka, kemarin.


“Sebetulnya kami sudah mengeluarkan keputusan sejak Senin (28/10),’’ ujar bekas Ketua MK itu.

Berikut kutipan selengkapnya;

Kenapa tidak mempertimbangkan temuan BNN bahwa DNA Akil Mochtar sama dengan lintingan ganja yang ditemukan di ruang kerja Akil?
Sebelumnya banyak spekulasi terkait temuan narkoba di ruang kerja Akil. Sementara BNN pun belum bisa memberikan kepastian apakah Akil memakai narkoba. Sedangkan kami perlu cepat mengeluarkan putusan.

Kalau memang sudah diputuskan sejak Senin lalu, kenapa tidak langsung diumumkan?

MKK masih perlu melakukan rapat finalisasi yang akan dilaksanakan nanti malam (kemarin malam).

Apa kira-kira hasilnya?
Saya belum boleh membukanya sekarang. Besok saja (Jumat, 1/11). Tunggu pengumuman resminya pukul 10 WIB.
 
Bukankah Akil sudah mengundurkan diri dari Ketua MK?
Betul.  Tapi  kami  meminta agar  MK jangan memproses surat pengunduran diri Akil dulu.

Kenapa?
Kalau pengunduran dirinya kita terima, berarti itu terhormat.
 
Apa hubungannya?
 Berhubungan dong. Kalau surat itu diterima. Artinya dia diberhentikan secara terhormat. Dia tetap punya hak administratif seperti hak mendapat penghargaan sebagai pahlawan negara, mendapatkan hak finansial berupa uang pensiun, serta hak protokoler seperti mendapat jamuan Duta Besar apabila ke luar negeri. Enak banget kalau seperti itu.
 
Kalau diberhentikan secara tidak hormat?
Tidak mendapatkan seperti yang saya sebutkan tadi. Sebab,berdasarkan Undang-undang Kepegawaian memang begitu.  

Apa ini artinya Majelis Kehormatan akan memberhentikan Akil secara tidak hormat?
Tidak tahu. Saya belum bisa beritahu sekarang. Kami mengambil sikap tersebut karena tidak mau seperti kasus Hakim Yamani di MA.

Pas terlibat masalah, lalu mengundurkan diri, sehingga masih bisa mendapatkan fasilitas. Seharusnya tidak boleh begitu.
 
Kalau Akil melanggar kode etik, apa perkara yang ditangani Akil  ditinjau ulang?
 Tidak. Berdasarkan ketentuan, keputusan MK itu kan bersifat final. Kalaupun mau dituntut paling pihak yang terbukti melakukan kecurangan yang digugat, dan bisa dipidanakan.

Tapi keputusan MK tidak bisa diganggu gugat.

Bagaimana pendapat Anda mengenai hasil pemeriksaan BNN?
Saya pribadi sih tidak kaget. Karena memang saya sudah menduga akan seperti ini. Saya seperti orang lain sempat  shock dengan hasil temuan narkoba di ruang kerja Akil oleh KPK. Pak Akil pun selalu membantahnya, sehingga timbul dugaan kalau ada rekayasa dalam temuan tersebut. Namun saya pribadi tidak percaya telah terjadi rekayasa. Alasannya karena orang yang menggunakan narkoba memang biasannya overconvidence, sehingga berani saja meletakkan narkoba sembarangan.

Yang pasti saya sangat prihatin dengan makin mengarahnya bukti kepemilikan narkoba ini kepada Pak Akil. Sebab kalau terbukti, Pak Akil sudah melakukan dua kejahatan yang luar biasa. Maka pantas dihukum seberat-beratnya.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya