Berita

Olahraga

Segera, Sekolah dan Puskesmas di DKI Pakai E-Learning

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 18:09 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta segera akan menerapkan sistem electronic learning (e-learning) atau sistem pembelajaran secara elektronik untuk mewujudkan Jakarta Smart City.

Sebagai langkah awal, Pemprov DKI akan menyiapkan fiber optik dan antena telekomunikasi mikro seluler di seluruh sekolah dan puskesmas di wilayah DKI Jakarta. Dengan begitu, aktifitas pembelajaran di sekolah dan pelayanan puskesmas dapat dilakukan dengan sistem online.

“Tadi kami baru bertemu dengan perusahaan fiber optik. Jadi kita pengen dia sumbang untuk bikin fiber optik di semua sekolah. Kita ingin terapkan e-learning di semua sekolah dan puskesmas. Dia mau sediakan secara gratis,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama di Balaikota, jakarta Pusat, Jumat (1/11).


Ahok, sapaan akrab Basuki menjelaskan, pertemuannya dengan Direktur PT BIT Teknologi Nusantara untuk membahas penerapan Jakarta Smart City. Dari hasil pembahasan, BIT  hanya meminta ruangan kecil di setiap sekolah atau puskemsnas untuk digunakan sebagai tempat alat-a;at telekomunikasi mikro selular tersebut. Dan permintaan tersebut sudah disetujui Ahok.

"Dia kan minta ruang 2x3 meter, BPKD sempat salah paham, malah mau minta biaya sewa terhadap ruangan itu. Padahal perusahaan itu mau pasang alat, masa suruh sewa, itu kan nggak lucu. Kadang-kadang procedural kita itu suka salah," ujarnya.

Agar segera direalisasikan, Ahok meminta PT BIT Teknologi Nusantara bekerja sama dengan Dinas Komunikasi Informasi dan Komunikasi (Kominfomas) DKI serta dengan BPKD untuk membahas bagaimana sistem perjanjiannya.

"Nanti Dinas Kominfomas yang akan mempertemukan dia dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan DKI. Untuk jumlah unitnya, terserah mereka. Maunya sih semua sekolah. Paling tidak semua sekolah yang dilewati fiber optiknya," tuturnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya