Berita

Akil Mochtar/net

Hukum

Akil Mochtar Banyak Tangani Sengketa Pilkada dari Daerahnya

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 14:46 WIB

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar diketahui sering menangani sengketa pilkada dari daerah asalnya, Kalimantan.

Demikian disampaikan Anggota Anggota Majelis Kehormatan MK, Mahfud MD dalam sidang putusan pelanggaran kode etik Akil Mochtar di Gedung MK, Jakarta, Jumat (1/11).

Akil Mochtar juga sering menggunakan kewenangan untuk menetapkan penanganan perkara oleh hakim panel yang dia pimpin lebih banyak. Hal itu diketahui dari keterangan saksi-saksi yang diperiksa oleh Majelis Kehormatan MK.


"Padahal hakim terlapor berasal dari daerah tersebut. Harusnya perkara didistribusi secara proporsional. Harusnya panel yang melibatkan terlapor lebih sedikit mengingat dia ketua MK punya tugas kenegaraan lainnya," ujar Mahfud.

Selain itu, berdasarkan penelusuran pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan (PPATK), Akil Mochtar memiliki 15 rekening dan istrinya 5 rekening, dengan jumlah lalu lintas transaksi tidak wajar. Transaksi keduanya dilakukan oleh seorang hakim terlapor YS, dan supir DYN.

"Berdasarkan informasi yang diterima MKMK dari lembaga otoritas (PPATK). Terlacak transaksi dilakukan kuasa hukum pihak berpekara dan pihak berpekara di MK melalui setoran tunai dan antar bank," ungkap Mahfud.

Akil Mochtar lahir pada 18 Oktober 1960 di Putussibau, Kalimantan Barat. Mantan Anggota DPR dari Fraksi Golkar ini menjadi hakim MKsejak 2008. [jpnn/rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya