Berita

Hukum

Giliran, Pegawai Money Charger Diperiksa untuk Rudi Rubiandini

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 11:54 WIB | LAPORAN:

Penyidikan kasus suap di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terus berlanjut.

Hari ini (Jumat, 1/11), tim penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima orang pegawai di tempat penukaran uang PT Dua Putra Valutama. Mereka adalah Nurlaila, Sopyan Hadi Wijaya, Sri Hendryati, Ikhsan Rakmatulloh, Febri Firmansyah.

"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk RR (Rudi Rubiandini)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.


Mantan kepala SKK Migas itu diduga telah menerima uang sejumlah 400 ribu Dolar AS dari Simon Gunawan Tanjaya, salah seorang pejabat di PT  Kernel Oil Jakarta pada Selasa (13/8) lalu. Dari kediaman Rudi, penyidik KPK menyita uang 400 ribu Dolar AS, 90 ribu Dolar AS, 127 ribu Dolar Singapura, dan sepeda motor mewah merek BMW hitam berpelat nomor B-3946-FT. Suap itu diduga bukan yang pertama, sebab belakangan ditemukan juga uang 300 Dolar AS yang diduga diberikan sebelum Lebaran.

Setelah itu, ditemukan juga sejumlah uang Dolar AS dan Singapura dari apartemen Deviardi alias Ardi di bilangan Jakarta Barat. Ardi yang berperan sebagai kurir dalam suap itu kemudian ditetapkan jadi salah satu tersangka.

Menteri ESDM Jero Wacik pun kabarnya ikut terseret dalam kasus ini karena tim KPK menemukan uang sebesar USD 200 ribu dalam penggeledahan yang dilakukan di ruang Sekjen ESDM Waryono beberapa waktu lalu.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya