Berita

Hukum

Johan Budi Tepis KPK Telisik Aliran Dana Kongres Demokrat

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 | 19:21 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini tidak menelusuri  aliran dana Kongres Demokrat yang digelar di Bandung pada Mei 2010 lalu.

Demikian ditegaskan Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo menanggapi kabar yang beredar bahwa institusi pimpinan Abraham Samad tengah menelisik aliran dana kongres PD melalui saksi-saksi yang telah diperiksa terkait dugaan gratifikasi yang diterima oleh mantan ketua umum PD, Anas Urbaningrum.

"Mengenai statemen-statemen saksi-saksi yang diperiksa terkait kongres, kan ada banyak saksi-saksi yang diperiksa, (contohnya) PT Adhi Karya. Jadi penyidik KPK tidak menelusuri aliran dana di kongres (Demokrat)," ujar Johan Budi kepada wartawan di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (31/10).


Diketahui, hingga saat ini tim penyidik KPK telah memeriksa sejumlah saksi seperti Andi Zulkarnaen Mallarangeng, Ramadhan Pohan, dan Max Sopacua untuk Anas Urbaningrum yang mengaku dicecar mengenai aliran dana Kongres Demokrat 2010 lalu.

Kendati demikian, Johan Budi mengatakan bahwa pihaknya hanya sebatas menyidik kasus dugaan penerimaan hadiah yang diterima oleh Anas Urbaningrum.

"KPK tidak mengusut kongres tapi berkaitan dengan peneriman dana yang dilakukan oleh tersangka AU (Anas Urbaningrum) terkait dugaan penerimaan dalam pengurusan proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya" jelasnya. [wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya