Berita

Hukum

Pembunuh Brigadir Syarif Diduga Kernet Metromini

RABU, 30 OKTOBER 2013 | 17:17 WIB | LAPORAN:

Teka teki pembunuhan anggota Korps Brimob Polri Brigadir M. Syarif Mappa pada Minggu (27/10) malam lalu mulai terkuak. Pelaku diduga adalah kondektur angkutan umum Metromini yang ditumpangi korban.

Keterangan didapat dari hasil pengembangan dua orang berinisial AM dan AP yang lebih dulu diamankan. Keduanya adalah rekan satu kampung dengan korban di Makassar.

"Diduga kuat pelakunya seseorang yang ada di Metromini. Seseorang itu yang diketahui adalah kernet bus tersebut, dan sopirnya juga mengetahui peristiwa itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Jakarta, Rabu (30/10).


Namun, setelah polisi melacak mobil Metromini yang dimaksud pada saat kejadian, sopir dan kernet angkutan umum itu sedang libur.

"Jadi, kuat dugaan pelaku ialah kernet tembak dan sopirnya yang mengetahui kejadian itu juga sopir tembak," beber Rikwanto.

Kini, petugas masih memburu kernet tembak yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Brigadir Syarif dengan cara dibacok.

AM dan AP sendiri dinyatakan tidak terkait langsung dengan pembunuhan tersebut. Namun, keduanya tetap ditahan karena kepemilikan narkotika.

"Yang bersangkutan tetap ditahan karena kedapatan memiliki narkoba saat diamankan," pungkas Rikwanto.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya