Berita

Eric Boullier

Olahraga

Boullier Minta Maaf Kepada Raikkonen

Terkait Insiden Radio Di GP India
RABU, 30 OKTOBER 2013 | 09:13 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim prinsipal Lotus, Eric Boullier akhirnya meminta maaf kepada Kimi Raikkonen. Hal itu dilakukan usai insiden pembicaraan di radio timnya di Grand Prix India, pekan kemarin.

Sebelumnya, Direktur Operasi Lotus, Alan Permane melalui radio memberikan team order kepada Kimi agar menyerahkan posisi ketiga kepada rekan setimnya, Romain Grosjean jelang balapan berakhir.

Mendengar ucapan itu sontak Raikkonen tidak terima. Wajar saja, sebab Permane mengucapkan nada yang keras dan berteriak.


Tak hanya itu, bahasa yang kasar pun terlontar kepada Kimi. Setelah berita ini memanas, Boullier baru tersadar kalau perbuatannya itu sangat tidak pantas.

“Grosjean dua detik lebih cepat dari Kimi pada saat itu, sehingga tidak bisa disebut sebuah team order. Dengan membiarkan Raikkonen melewati Grosjean, kami membuat sebuah pilihan yang tepat, mengingat Massa bisa saja mencuri podium kami,” kata Boullier dikutip Crash, kemarin.

Boullier berdalih, saat itu dia merasa tegang sehingga spontan berkata dengan teriakan. “Seharusnya, pesan lewat radio ini bisa terkirim dengan mengurangi rasa amarah.”

Boullier berjanji, ucapan seperti itu tak akan diulanginya lagi. “Saya tahu ada beberapa orang yang terkejut. Saya minta maaf atas nama tim, dan berjanji tidak akan terulang.”  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya