Berita

Anas Urbaningrum/net

Anas Urbaningrum: Presiden SBY Juga Manusia!

SELASA, 29 OKTOBER 2013 | 21:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengingatkan, Presiden SBY pernah menikmati bulan madu dengan media cukup panjang.  Yaitu mulai tahun 2002 sampai puncaknya kembali berhasil memenangi Pemilu 2009 dengan angka dukungan yang sangat besar.

"Itu jelas peran media sangat besar," jelas Anas dalam acara Indonesia Lawyer Club dengan tema "Presiden Murka" di TVOne (Selasa, 29/10).

Karena itu, menurutnya, akan lebih bagus dan adil jika SBY mengingat masa-masa tersebut saat belakangan kerap dikritik media atau mendapatkan berita yang dianggap kurang proporsional. Meski begitu, Anas menganggap adalah wajar jika SBY mengkritik media.


"Presiden itu juga manusia. Wajar saja kalau marah. Ini dinamika saja. Ada masa bulan madu dengan media. Ada satu masa kritis. Ini perjalanan politik Pak SBY, tokoh yang kita hormati," ungkap Anas.

Namun lebih jauh Anas berpendapat, SBY saat ini marah dianggap aneh karena Kepala Negara itu jarang diketahui publik saat marah. Menurutnya, kalau rakyat semakin sering tahu SBY marah, nanti juga akan menanggapi biasa saja kalau Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu marah.

Sebelumnya, dalam pidato pembukaan "Temu Kader Nasional" di Sentul, Sabtu lalu, SBY mengeluhkan pemberitaan media selama dua tahun terakhir. "Selama dua tahun partai kita dihabisi lawan politik dan media massa. Sebagian ada di depan saya," ujar SBY.

SBY mempertanyakan kenapa media terus memberitakan kasus korupsi yang membelit kader PD. "Memang kita tidak punya TV, koran, dan media online. Saya dan partai kita tidak punya uang belimpah untuk kuasai siaran dan iklan di TV," keluh SBY. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya