Berita

Dunia

TEROR WESTGATE MALL

Menteri Dalam Negeri Pecat 15 Petugas Imigrasi

MINGGU, 27 OKTOBER 2013 | 09:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebanyak 15 petugas imigrasi dipecat oleh Kementerian Dalam Negeri. Mereka dinilai bersalah karena memberikan KTP palsu kepada imigran yang mendatangi Kenya secara ilegal.

Tindakan ke-15 petugas imigrasi itu, menurut Menteri Dalam Negeri Joseph Ole Lenku, membahayakan keamanan negara.

Selain itu, dalam penyelidikan yang dilakukan setelah teror di Westgate Mall di Nairobi, beberapa waktu lalu, pemerintah Kenya juga akan memulangkan pengungsi dari Somalia.


Setidaknya 67 orang tewas dalam serangan yang dilakukan kelompok Al Sabaab di Westgate Mall bulan lalu. Beberapa dari korban tewas adalah warganegara asing.

Kenya memiliki tempat pengungsian terbesar di dunia, yakni di Dadaab yang dihuni sekitar 500 ribu orang. Kamp ini berada di dekat perbatasan dengan Somalia. Juga diperkirakan sekitar 30 ribu pengungsi Somalia tinggal di Nairobi.

Kelompok Al Sabaab adalah organisasi yang dari Somalia. Diduga anggota Al Sabaab yang menyerang Wesgate Mall memanfaatkan kelemahan petugas imigrasi Kenya yang memberikan mereka KTP palsu.

Menurut Mendagri Lenku, selain dipecat ke-15 petugas imigrasi itu juga akan dibawa ke muka hakim untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Masih menurut Mendagri Lenku seperti diktuip Bintang Kenya, pemerintah Kenya juga akan mengevaluasi semua KTP dan paspor yang dikeluarkan dalam dua tahun terakhir. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya