Berita

wanto sugito/net

WS: 2014, Senayan Harus Didominasi Darah Segar

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 | 22:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Krisis kepercayaan rakyat terhadap DPR, jangan dianggap remeh. Karena itu, sudah sepatutnya masyarakat cerdas untuk mendorong agar Parlemen di Senayan pada periode mendatang didominasi darah segar. Wajah-wajah baru anggota Dewan diyakini memberikan harapan parlemen lebih berintegritas.

Demikian disampaikan calon anggota DPR RI dari Dapil Banten III Wanto Sugito (WS) dalam diskusi "Peran Caleg Muda Menata Bangsa" yang diselenggarakan Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu di gedung KPU, Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (26/10).

Mantan aktivis 98 itu menambahkan, tiga fungsi Dewan sebenarnya jika dijalankan dengan baik bisa memunculkan parlemen berintegritas. Namun, jika ingin ada terobosan fundamental menghilangkan citra DPR sebagai lembaga terkorup, fungsi anggarannya, yang selama ini disebut menjadi penyebab banyak anggota DPR terlibat korupsi, dipangkas.


"Saya usulkan Dewan tidak lagi memiliki fungsi membahas anggaran. Cukup fungsi pembahasan undang-undang dan pengawasan saja. Kontruksi idenya seperti apa, ya harus ada kajian lebih matang, bisa mengundang kawan-kawan dari LSM Fitra, ICW dan lain-lain yang komitmen terhadap transparansi APBN," tegas Ketua DPN REPDEM, sayap PDI Perjuangan, ini.

Menurut WS, uang negara yang kurang lebih dibahas parlemen setiap tahunnya Rp 1.800 triliun, bukan jumlah yang sedikit. Sehingga potensi mengganggu keimanan sang wakil rakyat, juga sangat besar. Menurutnya, jangankan Rp 1.800 triliun, uang APBD di setiap daerah saja digoreng-goreng kepala daerah bersama dewan.

"Lihat saja Banten, APBD yang kurang lebih Rp 6 T, saya dengar semua proyeknya harus satu pintu. Kan bahaya ini. Makanya ada ketimpangan. Di Banten, adik sang Gubernur kekayaannya berlimpah ruah memiliki Ferari, Lexus, Lamborghini, Bentley dan lain-lain. Sedangkan di Kabupaten Lebak, masih ada gantung jembatan yang dilewati anak SD untuk berangkat ke sekolahnya. Kan sudah gila ini," geram WS.

Karena itu, sudah sepatutnya, bangsa ini kembali ke jalan ideologi, yang spiritnya Pancasila 1 Juni 1945. Spirit awal menjadi sebuah bangsa yang merdeka dan menjalankan Trisakti Bung Karno. "Berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya