Berita

Endriartono Sutarto/net

Peserta Konvensi Pasti akan Ikut Besarkan Demokrat

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 16:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Elit Partai Demokrat tidak perlu kuatir peserta konvensi calon presiden tidak ikut mensosialisasikan partai berlambang bintang mercy tersebut ke masyarakat. Peserta konvensi tidak mungkin hanya mengenalkan diri saat menyambangi warga.

Salah seorang peserta Konvensi Capres Partai Demokrat Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto mengungkapkan, sebagai peserta memang seyogyanya ikut membebaskan partai besutan Presiden SBY itu.

"Ya kita harus mulai membesarkan Demokrat. Karena kalau kita menang (konvensi) sekalipun, tapi kalau suara Demokrat tidak signifikan, tidak ada artinya. Ya dong, kalau dapat 3 persen, walaupun kita menang, jadi tidak ada artinya. Jadi sudah otomatis kita akan membesarkan Demokrat," ungkap Endriartono saat dihubungi Rakyat Merdeka Online (Kamis, 24/10).


Karena itu, menurut mantan Panglima TNI ini, perlu komunikasi yang intensif antara peserta konvensi dengan pengurus Demokrat agar bersinergi mensosialisasikan partai itu. "Sekarang belum barangkali karena belum sering berkomunikasi. Kita sendiri punya kesadaran untuk menaikkan elektabilitas Demokrat," tandas Jenderal Tarto, begitu ia kerap disapa.

Kemarin, Sekretaris Umum DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara Marthen Manoppo mengungkapkan keluh kesahnya terkait kinerja para bakal capres konvensi untuk mendongkrak tingkat keterpilihan (elektabilitas) partai, yang hingga kini menurut dia belum ada yang  all out.

“Mereka lebih dominan kerja untuk pencitraan pribadi saja. Padahal mestinya mereka juga harus ikut menggerakkan mesin partai, karena Pak SBY mencetuskan konvensi kan dalam rangka bisa mengibarkan bendera Demokrat sampai ke pelosok daerah-daerah,” katanya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya