Berita

Politik

LPSK Didemo Telah Melecehkan Martabat Perempuan

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 14:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sekitar seratus mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menuntut Keadilan kembali menggeruduk kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jalan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (24/6).

Mereka mendesak LPSK mencabut perlindungan kepada Sanusi Wiradinata alias Lim San Ceh yang kini berstatus buron dalam kasus pemerkosaan dan pemerasan di Polda Metro Jaya.

"LPSK belum ada jawaban jelas, lamban dalam menjalankan fungsinya," kata Koordinator aksi, Dodi Prasetyo menyampaikan hasil pertemuannya dengan pimpinan LPSK kepada para demonstran di Gedung LPSK.


LPSK, kata Dodi, berkilah masih dalam proses pergantian kepemimpinan. Namun Dodi menilai hal itu bukan alasan untuk memberikan perlindungan kepada Sanusi.

"Sanusi dengan segala kedigdayaannya telah mengacak-acak kepastian hukum di negeri ini," katanya.

Dodi pun kembali mendesak LPSK agar mencabut perlindungan kepada buron kasus pemerkosaan dan pemerasan.

"Sanusi ini penjahat kelamin. LPSK lindungi Sanusi, telah mencoreng martabat perempuan," katanya.

Dalam aksinya para mahasiswa membawa foto Sanusi bertuliskan "Wanted". Mereka juga memampang spanduk ukuran 2x4 meter bertuliskan "Teguh Sudarsono, Jangan Lindungi Sanusi, Tersangka Kasus Pemerkosaan dan Pemerasan."

Sebelumnya, aksi serupa dilakukan Aliansi Mahasiswa Menuntut Keadilan pada Senin (21/10) lalu. Dalam aksinya parta mahasiswa menyebut LPSK aneh karena mengeluarkan keputusan perlindungan saksi terhadap Sanusi Wiradinata padahal dia sama sekali bukan berstatus saksi atau korban karena bukan pelapor suatu tindak pidana yang dilindungi oleh Undang-Undang.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya