Berita

Mahfud MD/net

Mahfud MD Sejak Awal Mengusulkan Pentingnya Pengawasan Hakim MK

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 07:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Ketua MK Mahfud MD mengaku telah menyuarakan pengawasan terhadap hakim lembaga tersebut sejak lama. Pengawasan tersebut akan menjadi antisipasi terhadap kemungkinan prilaku menyimpang dari para hakim mahkamah tersebut.

“Sejak saya dilantik menjadi hakim MK, saya sudah katakan bahwa MK ini harus diawasi,” kata Mahfud dalam Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di DPR RI, Senayan, Jakarta kemarin, Rabu, (23/10).  Juga hadir sebagai pembicara dalam kesempatan tersebut anggota Komisi III F-PKB Otong Abdurrahman; Komisioner Komisi Yudisial Taufiqurrahman Syahuri; dan Ketua Fraksi PKB DPR RI Marwan Jafar.

Dalam kesempatan itu Mahfud juga mengatakan bahwa keberadaan pengawas hakim tidak hanya berfungsi untuk mengawasi para hakim, tetapi untuk mengantisipasi kemungkinan tudingan miring. Sebab, keberadaan hakim MK sangatlah penting terutama terhadap berbagai kepentingan kelompok tertentu terhadap produk hukum maupun hasil pemilihan kepala daerah. “Disamping itu ada fitnah-fitnah. Sejak awal saya katakan MK harus diawasi,” lanjut Mahfud.
 

 
Selain itu Mahfud juga mengaku pernah mengusulkan agar pemilihan hakim MK tidak dilakukan oleh DPR RI secara langsung. Sebelum dipilih oleh DPR Mahfud mengatakan sebaiknya calon hakim tersebut dites terlebih dahulu oleh lembaga independen lainnya.

“DPR, untuk objektifitas tidak menguji langsung hakim MK. Berikan kepada pihak independen yang lain. Setelah dites barulah DPR yang pilih. Itu aspirasi sudah pernah disuarakan,” ujar Mahfud. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya