Berita

Politik

Sekjen Nasdem: Wajar Kalau Sekarang Gamawan Fauzi Mundur

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 00:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemilihan Umum akhirnya menunda penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014. Mayoritas partai politik peserta Pemilu 2014 menolak DPT yang diumumkan KPU lantaran masih banyaknya persoalan dalam proses dan jumlah DPT yang telah ditentukan.

Sekjen Partai Nasdem Rio Patrice Capela menyatakan kisruh DPT memiliki korelasi kuat dengan ketidakberesan program E-KTP. Jika program E-KTP yang diinisiasi oleh Kemendagri berjalan lancar maka kisruh DPT tidak akan terjadi.

"Dulu Mendagri Gamawan Fauzi menyatakan siap mundur kalau EKTP tidak selesai. Kalau kita lihat hari ini wajar Gamawan didesak mundur," kata Rio di sela rapat pleno di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (23/10).


Rio mengatakan pengerjaan E KTP yang amburadul menyebabkan munculnya kekisruhan DPT. Kemendagri mestinya menyisir dulu data DPT yang sebelumnya mereka serahkan yaitu 193 juta tapi sekarang jadi 186 juta.

"Seharusnya penyusuran data dimulai dari bawah agar DPT Pemilu 2014 sesuai dengan fakta di lapangan," demikian Rio.

Gamawan pernah sesumbar siap mundur jika sampai akhir 2012 e-KTP belum selesai. Janji mundur jika proyek E KTP tidak tuntas disampaikan Gamawan ketika proyek senilai Rp 5,8 triliun itu mau berjalan.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya