Berita

JOKO WIDODO DAN BASUKI T PURNAMA/NET

Olahraga

Instalasi Kabel Listrik di Area Publik Mesti Diperlakukan Khusus

RABU, 23 OKTOBER 2013 | 19:06 WIB | LAPORAN:

Pemilik jaringan utilitas kabel atau pipa diminta untuk rutin mengecek kondisi jaringannya yang telah terpasang.

"Misal PLN, mereka kan yang punya peta pasang di mana saja nah itu musti rutin dicek," kata Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Jokowi menekankan agar pemilik instalasi jaringan tidak mengesampingkan kepentingan umum. Instalasi kabel yang terpasang di area padat penduduk harus diperlakukan khusus agar tidak menimbulkan korban jiwa.


Hal tersebut disampaikan Jokowi setelah mengunjungi korban tewas akibat tersengat listrik, Fahmi Imamudin (20). Fahmi tewas setelah tersengat listrik dari kabel yang terbuka.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta,Basuki T Purnama. Menurutnya, jaringan utilitas harus dibangun di bawah tanah dan jauh dari pemukiman warga.

"Petugas dari dinas memang rutin melakukan pengecekan tetapi ada luput di sebagian titik," ujarnya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya