Berita

ilustrasi/net

Ironis, Jokowi Lebih Perhatikan Monyet Dibanding Anak Jalanan

SENIN, 21 OKTOBER 2013 | 01:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Anak memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jokowi dinilai sangat responsif terhadap sorotan internasional terkait eksploitasi terhadap monyet.

Demikian disampaikan Ketua Satgas PA M. Ihsan dalam pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online (Minggu,  20/10).

Namun, Ihsan mengingatkan, ada persoalan mendasar dan sudah lama menjadi perhatian internasional, yaitu anak jalanan di Jakarta. Sampai hari ini, tegas Ihsan, belum ada konsep dan aksi yang sistematis dan berkesinambungan untuk membebaskan anak-anak dari jalanan.


"Semoga nasib anak-anak di Jakarta bisa lebih beruntung dari pada monyet yang dapat tempat di Ragunan dan pemiliknya dapat bantuan dan pembinaan. Mari kita tunggu langkah kongkret Jokowi untuk membebaskan anak-anak dari jalanan di Jakarta," demikian Ihsan, yang juga Komisioner KPAI ini.

Pada Jumat kemarin, Jokowi menegakan, tahun 2014 mendatang, Jakarta harus bebas dari Topeng Monyet. Karena kasihan dieksploitasi pemiliknya untuk mendapatkan fulus. "Itu sudah menjadi isu internasional. Kasian monyetnya," jelas Jokowi.

Pihaknya tengah mendata jumlah pelaku atraksi topeng monyet. Nanti, seluruh monyet-monyet tersebut dibeli dan akan dilepaskan di Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Sementara itu, Pemprov DKI telah menyiapkan pembinaan khusus untuk pawang Topeng Monyet tersebut. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya