Berita

prof. subur budhisantoso/net

Prof. Subur: Saya Tidak Sadar Diundang ke Rumah Anas

MINGGU, 20 OKTOBER 2013 | 23:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Prof. Subur Budhisantoso mengaku menyambangi kantor BIN di kawasan Kalibata, Jakarta pada Jumat pagi kemarin. Dia mengantarkan teman-temannya dari Aceh yang akan menemui Kepala BIN, Letjen Marciano Norman pada pukul 10.00 WIB.

Namun, pertemuan akhirnya diundur karena Kepala BIN tiba-tiba punya agenda mendampingi Wakil Presiden Boediono. Pertemuan akhirnya terlaksana pukul 13.00 WIB itupun dengan salah seorang Deputi BIN.

Prof. Subur sendiri tidak bisa ikut pertemuan tersebut. Pasalnya, teman-temannya yang lain sudah menunggu di Bandara, mengingat pada pukul 14.00 WIB mereka akan bertolak ke Pontianak untuk satu kegiatan. "Apalagi hari itu Jumat, saya khawatir macet. Jadi saya tidak ikut (pertemuan dengan BIN)," jelas Prof. Subur kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Minggu, 20/10).


Makanya, Gurubesar Antropologi ini tidak sadar kalau hari itu dia diundang Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), ormas besutan Anas Urbaningrum, untuk jadi pembicara "Dinasti Politik Vs Meritrokrasi" pada pukul 13.00 WIB di kediaman Anas di Duren Sawit, Jakarta TImur. Belakangan dia baru tahun ada undangan yang disampaikan Anas melalui BlackBerry Messenger (BBM). Dia baru tahu kemudian, karena BBM yang dikirim ke BB dia yang lama. "(BB) Jarang dibuka," ungkapnya.

Namun, soal Sri Mulyono yang mengaku menghubungi dia pada Jumat itu, Prof. Subur tidak begitu ingat. Sri Mulyono adalah pengurus PPI yang mendapat tugas menjemput Prof. Subur. "Mungkin betul Sri. Tapi aku tidak begitu ingat," aku Prof. Subur. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya