Berita

Marciano Norman/net

Penjelasan Kepala BIN Justru Menimbulkan Misteri Baru

MINGGU, 20 OKTOBER 2013 | 16:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penjelasan Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman soal isu pihaknya menjemput Prof. Subur Budhisantoso pada Jumat kemarin belum memecahkan misteri. Malah sebaliknya menimbulkan pertanyaan-pertanyaan baru.

Pengamat politik Ray Rangkuti menjelaskan, Kepala BIN menyatakan tidak menjemput, bahkan tidak mengundang mantan Ketua Umum DPP Demokrat tersebut karena memang tidak ada kepentingan. Tapi anehnya, Subur malah mengakui diundang dan telah berada sejak jam 10.00 di kantor BIN. Beliau berada di kantor BIN hingga pukul 13.00 WIB.
 
"Siapa yang benar diantara mereka? Jika yang benar Norman, berarti pengakuan Subur tentu dianggap tidak ada. Dan sebaliknya, jika benar Subur ada di kantor BIN, mengapa Kepala BIN seolah-olah menutupi," ungkap Ray (Minggu, 20/10).


Kedua, Ray mempertanyakan maksud 'bincang-bincang' pihak BIN dengan Gurubesar Antropologi Universitas Indonesia itu di kantor yang beralamat di kawasan Kalibata itu. Pertanyaannya, murnikah itu inisiatif Subur atau memang ada undangan dari pihak BIN. Ketiga, lazimkah bagi BIN mengundang seseorang datang ke kantor BIN untuk diskusi.

"Sebab, bukankah kantor BIN tempat mengumpulkan informasi lalu menganalisanya untuk disampikan kepada pemerintah atau Presiden. Dan karena itu, kantor BIN bukan tempat dimana ide didiskusikan dan diwacanakan," demikian Ray, Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya