Berita

foto: net

Hukum

Anggaran Penanganan Korupsi di Polri dan KPK Terlalu Senjang

SABTU, 19 OKTOBER 2013 | 12:34 WIB | LAPORAN:

Pembentukan Densus Tindak Pidana Korupsi bukan jawaban untuk tumpulnya pemberantasan korupsi yang ditangani oleh Polri.

Pakar hukum pidana, Chairul Huda, menilai sederhana. Menurut dia, yang membuat komitmen Polri sangat minim dalam penanganan kasus korupsi adalah persoalan anggaran. Anggaran Polri untuk pemberantasan Tipokor perlu disesuaikan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kasih dana penanganan perkara yang cukup kepada Bareskrim atau Direktorat Tipikor, pasti akan terlaksana baik. Persoalannya adalah dana penanganan perkara yang tidak cukup, yang menyebabkan terjadi 'subsidi silang' dari kasus yang lemah terhadap kasus yang kuat buktinya," ungkap Chairul Huda, saat dikonfirmasi Rakyat Merdeka Online, Sabtu (19/10).


Chairul mencontohkan, dalam menangani satu perkara korupsi KPK bisa menghabiskan dana Rp 300 sampai dengan Rp 500 juta, sedangkan penanganan dana perkara yang tergolong sulit di Polri hanya sekitar Rp 25 juta.

"Ini yang menyebabkan penanganan perkara di Polri tidak berjalan sebaik di KPK," pungkasnya. [ald]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya