foto: net
foto: net
Pakar hukum pidana, Chairul Huda, menilai sederhana. Menurut dia, yang membuat komitmen Polri sangat minim dalam penanganan kasus korupsi adalah persoalan anggaran. Anggaran Polri untuk pemberantasan Tipokor perlu disesuaikan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kasih dana penanganan perkara yang cukup kepada Bareskrim atau Direktorat Tipikor, pasti akan terlaksana baik. Persoalannya adalah dana penanganan perkara yang tidak cukup, yang menyebabkan terjadi 'subsidi silang' dari kasus yang lemah terhadap kasus yang kuat buktinya," ungkap Chairul Huda, saat dikonfirmasi Rakyat Merdeka Online, Sabtu (19/10).
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58
Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55
UPDATE
Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05
Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01
Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44
Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17
Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00
Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23
Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13
Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02
Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39
Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28