Berita

densus 88/net

Pertahanan

Mabes Polri: Yang Tewas Ditembak Densus di Bone Adalah Perakit Bom

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 12:38 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri merilis salah seorang dari tiga terduga teroris dari jaringan Abu Uswah, yang tewas ditembak Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Desa Alinge, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merupakan perakit bom. Tersangka teroris itu berinisial S (Suardi).

"Keterlibatan para tersangka terkait beberapa kasus sebelumnya. Tersangka S terlibat dalam pembuatan beberapa buah bom yang dilakukan di wilayah mereka bersama beberapa pelaku lain yang sudah ditangkap," ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (18/10).

Agus menerangkan, dalam penangkapan ketiga tersangka teroris kemarin, terjadi kontak tembak antara petugas Densus 88 dengan tersangka S. Tersangka yang alami luka parah akhirnya meninggal dunia walau sudah ada upaya pertolongan dengan membawanya ke rumah sakit.


"Kelompok mereka juga terlibat dalam upaya pelemparan bom terhadap gubernur Sulawesi Selatan tahun lalu (November)," jelasnya.

Jasad S sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Sulawesi Selatan. Dua tersangka lainnya, E alias J alias U, dan AI masih diperiksa untuk pengembangan kasus.

Barang bukti yang berhasil disita dari penggerebekan adalah satu pucuk senjata pistol dan  satu magazin, sembilan peluru di luar magasin, tiga butir peluru di dalam magasin, satu pucuk senapan angin yang sudah dimodifikasi, dua kilogram pupuk, sebilah golok, satu mobil Avanza warna abu-abu.

Untuk diketahui, Syamsuddin alias Abu Uswah merupakan orang dekat dari DPO teroris paling dicari, Santoso. Abu Uswah telah tewas ditembak Densus 88 Antiteror Polri di Makassar, Januari lalu. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya