Berita

Ekawahyu Kasih/net

Olahraga

Normalisasi PTMSI Harus Segera Dilakukan

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 11:41 WIB

Kendali organisasi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) ternyata masih di bawah kepengurusan sementara (caretaker) yang dipimpin Sekjen KONI Pusat,  E.F.Hamidy. Hal ini menandakan bahwa hingga saat ini permasalahan tenis meja nasional belum tuntas. Di sisi lain, pimpinan KONI Pusat sudah lama menghendaki normalisasi PTMSI.                   

Penyelenggaraan Munas terakhir juga tak berhasil merumuskan penyelesaian yang tepat karena terkesan mengabaikan keberadaan tim 'caretaker'. Padahal, eksistensi caretaker bentukan KONI Pusat dalam upaya penyelesaian konflik PTMSI tak bisa diabaikan. Keberadaan tim caretaker ini yang membuat roda organisasi tenis meja nasional tetap berjalan, terutama dalam menghadapi SEA Games XIX-2013 Desember mendatang di Myanmar.

Kepengurusan tetap PP PTMSI 2013-2018 harus tetap diupayakan. Indonesia mencari figur Ketua Umum PTMSI yang tepat dan layak karena hal ini menyangkut prestasi nasional. Selama ini ada beberapa nama figur yang harus disorot kesiapan, integritas dan kecintaannya pada olahraga tenis meja. Tentu saja, para calon kandidat yang masuk bursa juga harus mampu bersinergi dengan tim 'caretaker' dan pimpinan KONI Pusat.


Sejauh ini dari beberapa pemberitaan olahraga nasional, nama  Dr.dr. Ekawahyu Kasih, SH, MM masih cukup mencolok dalam 'bursa' calon ketua umum PP PTMSI 2013-2018. Sementara ini, ia adalah Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran (Diktar) KONI Pusat, sekaligus sebagai ketua Tim Penyusun buku "Grand Strategy Pembangunan Olahraga Prestasi Nasional 2014-2024". Namun, Ekawahyu Kasih sendiri tak ingin masuk dalam kepengurusan caretaker walau dia dekat dengan komunitas tenis meja nasional.

"Nanti, keberadaan saya malah bisa menimbulkan conflict of interest," ucapnya. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya