Berita

Ferrari Formula One (F1)

Olahraga

Telat Berkembang, Ferrari Ogah Nyerah

JUMAT, 18 OKTOBER 2013 | 09:54 WIB

Fernando Alonso akhirnya mengungkapkan, penyebab performa Ferrari bisa stagnan di Formula One (F1) musim ini adalah akibat lambatnya pengembangan mobil.

“Kami tidak bisa mengadaptasi ban dan melakukan pengembangan yang tidak sesuai dengan rencana,” keluh Alonso dikutip Crash, kemarin.

Menurutnya, perubahan ban kepabrikan Pirelli sama sekali tidak membantu Ferrari. Tapi itu juga bukan satu-satunya alasan kenapa performa mobilnya belakangan ini sangat jauh dari memuaskan.


“Pirelli hanya masalah tambahan. Sudah jelas beberapa tim juga mengalami pengurangan performa seperti tim Sauber. Tapi, mereka semua harus melakukan perubahan karena banyak ban yang meledak saat balapan.”

Kendati demikian, Alonso tetap bersikeras kepada tim agar melakukan berbagai cara, agar jet darat miliknya mampu melaju lebih cepat daripada yang lain.

“Harus ada keputusan membuat satu tim lebih baik daripada yang lain, dan itu adalah perubahan. Jadi, kami masih bisa lanjut balapan dengan harapan yang besar.”

Senada dengan Alonso, Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, meminta timnya terus bertarung mempertahankan posisi kedua di bawah Sebastian Vettel yang hanya selisih 90 poin.

Rupanya, Montezemolo memiliki harapan yang sama dengan Alonso.

Meski kans meraih juara dunia tahun ini hampir musnah, namun orang nomor satu di Italia ini tidak mau melihat Ferrari menyerah begitu saja menghadapi empat balapan terakhir F1 tahun ini.

“Saya membaca mengenai berita atau mengenai tim ini yang hanya berkosentrasi di musim 2014.  Tapi saya tidak mau mendengarkannya. Masih ada empat balapan lagi, di mana kami akan bertarung memperebutkan podium dengan determinasi maksimal dari pebalap dan semua tim,” ungkapnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya