Berita

FOTO:NET

Olahraga

Ahok Tawarkan Rumah Dinasnya untuk Tampung Korban KDRT

KAMIS, 17 OKTOBER 2013 | 17:05 WIB | LAPORAN:

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di DKI meningkat.

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan DKI, kasus kekerasan fisik mendapat peringkat paling tinggi yakni 71 persen pada tahun 2012. Angka ini meningkat tajam bila dibandingkan dengan tahun 2011 yang mencapai 30 persen. Sebaliknya untuk data kekerasan psikis justru menurun sebanyak 7,5 persen pada tahun 2011 jika dibandingkan tahun 2012 yang mencapai 10 persen.

Terkait hal ini, Pemprov DKI Jakarta pun berencana menyediakan tempat penampungan bagi warga, khususnya anak-anak dan perempuan yang mengalami kekerasan fisik maupun seksual.


"Kita mesti sediakan tempat bagi mereka. Tujuan bukan untuk memisahkan mereka dengan suami atau keluarganya. Tujuan kita supaya mereka rujuk kembali. Tapi sementara waktu harus kita pisahkan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama saat membuka acara Evaluasi Rujukan Pelayanan Kesehatan Bagi Pasien Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (17/10).

Salah satu alternatif Pemprov DKI adalah menjadikan rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang mengalami kasus kekerasan. Di situ warga akan dididik dan diajari keterampilan khusus untuk menunjang kehidupan mereka selanjutnya.

"Kita mau tawarkan rumah dinas kita. Kalau terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bisa pakai rumah itu. Tujuannya supaya rumah tangga bisa utuh kembali,” ujarnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya