Berita

johan budi/net

Hukum

KPK Belum Terima Informasi Soal Pertemuan Akil-Atut di Singapura

RABU, 16 OKTOBER 2013 | 22:22 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi tidak bisa memastikan ada pertemuan Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar dengan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dan adik kandungnya Tubagus Chaeri Wardhana (Wawan) beberapa hari sebelum penangkapan terjadi.

"Sampai hari ini informasi yang berkaitan dengan pertemuan itu belum ada," kata Jurubicara KPK, Johan Budi dalam keterangan pers di kantornya, Jakarta, Rabu (16/10).

Pengakuan mengenai pertemuan di Singapura medio September 2013 itu dibenarkan oleh salah seorang kuasa hukum Wawan, Pia Akbar Nasution. Sore tadi, Pia mengatakan kalau kliennya hanya menemani Atut untuk bertemu Akil di Singapura. Dalam pertemuan itu memang sempat dibahas masalah Pilkada. Tapi, pembahasan dilakukan secara umum bukan hanya mengerucut pada sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas dan Lebak yang menjerat Akil Mochtar.


Johan mengatakan, jika nantinya informasi mengenai pertemuan itu diterima, pihaknya juga tak akan menelan mentah-mentah.

"Tentu akan ditelusuri apakah terkait yang di sidik atau enggak," kata Johan.

Kubu Akil Mochtar sendiri sudah membantah adanya pertemuan itu. Pengacara Akil, Otto Hasibuan menyatakan kliennya tak pernah bertemu di Singapura dengan Atut dan Wawan. Kliennya, kata dia, memang di waktu yang bersamaan berada di Singapura dengan kakak beradik itu. Tapi, Akil bersama ajudannya berobat dan tengah melaksanakan pekerjaan dinas. Akil bahkan tak tahu kalau Atut dan Wawan ketika itu tengah berada di Singapura. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya