Berita

presiden sby

HNW: 3.000 Persen Publik Tunggu Hasil Investigasi SBY soal Bunda Putri

RABU, 16 OKTOBER 2013 | 14:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Masyarakat kecewa pihak Istana menginformasikan Presiden SBY tak akan mengungkap identitas Bunda Putri ke publik. Informasi tentang Bunda Putri yang coba dikumpulkan SBY, jelas Jurubicara Presiden Julian Aldrin Pasha, hanya ditujukan sebagai konsumsi internal pihak Istana.

"Padahal 3.000 persen publik menunggu hasil investigasi dari Presiden. Ini (penegasan identitas Bunda Putri tidak jadi diungkap) hanya menimbulkan kecurigaan relasi Bunda Putri dengan beberapa pihak di Istana," jelas bekas Presiden PKS Hidayat Nur Wahid kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 16/10).

Meski begitu, Hidayat masih penasaran apakah memang SBY tidak akan mengungkapkan identitas Bunda Putri sebagaimana dia tegaskan pada Kamis  10 Oktober 2013 lalu sepulang dari Brunei Darussalam.


"Kenapa Pak Julian (yang menyampaikan pembatalan). Apakah itu perintah Pak SBY atau manuver sendiri. Bagusnya Pak SBY saja yang umumkan supaya clear," demikian Ketua Fraksi PKS yang juga mantan Ketua MPR ini.

Sebelumnya SBY marah besar setelah Luthfi Hasan Ishaaq dalam persidangan kasus suap daging sapi menyebut Bunda Putri orang dekat Presiden SBY. "Bunda Putri orang yang sangat dekat dengan presiden. Seribu persen Luthfi bohong. Dia (Bunda Puteri) sangat tahu dengan kebijakan reshuffle, 2000 persen bohong," sergah Presiden.

Selanjutnya, SBY menegaskan akan mengungkapkan identitas Bunda Putri. Bahkan, SBY sudah memerintahkan pihak intelijen dan Kepolisian untuk menelusuri sosok wanita misterius tersebut. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya