Berita

RATU ATUT CHOSIYAH/NET

Hukum

Kroni Atut Sangat Berkuasa di Banten karena Lembaga Pengawas Mandul!

RABU, 16 OKTOBER 2013 | 14:02 WIB | LAPORAN:

Pranata lembaga negara ini sudah rusak parah. Bukti konkritnya, kendali Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dan kroni-kroninya atas berbagai proyek di Banten.

Demikian dikatakan senator asal Riau, Intsiawati Ayus dalam perbincangan dengan dengan Rakyat Merdeka Online, sebelum dialog kenegaraan di gedung DPD, Rabu (16/10).

Menurut Ayus, Atut dan kroni-kroninya begitu leluasa karena adanya pembiaran dari lembaga pengawas.


"Mana peran pengawas BPK dan pengawas lainnya. Pembiaran ini terjadi karena pranata lembaga negara tak hanya mandul, tapi  rusak parah," tekannya.

Ia pribadi heran kondisi itu terus dibiarkan hingga dua periode Atut berkuasa. Pola-pola menyimpang seperti itu seakan sudah jadi gaya dari lembaga negara di republik ini sampai tak pernah sadar terhadap fungsi dan peran masing-masing.

"Kalau dalam keluarga, satu anak nakal, rrang tua harus berperan. Begitu pula seharusnya dilakukan negara, seperti Kemendagri," ujarnya.

Secara sistem kelembagaan negara, Ayus menambahkan, sebetulnya sudah cukup baik hanya saja yang diberi wewenang seperti tidak tahu diri. Dan, jika sepak terjang Atut dan keluarganya di Pemprov DKI saat ini begitu blak-blakan terungkap ke publik, menurut Ayus, bisa jadi karena keberuntungan tidak lagi berpihak.

"Atut dan keluarga apes saja dan mereka terlena," cetusnya.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya