Berita

Fédération Internationale de Football Association (FIFA)

Olahraga

Prancis Protes FIFA

Playoff Piala Dunia Dinilai Tidak Adil
RABU, 16 OKTOBER 2013 | 09:17 WIB

Federasi Sepak Bola Prancis berencana meminta FIFA untuk mengkaji ulang sistem playoff Piala Dunia. Mereka menilai, sistem playoff yang berlaku saat ini tidak adil.

“Kami akan mengontak (FIFA). Ada ketidakadilan dalam grup yang terdiri dari lima (negara) dan enam (negara),” kata presiden federasi sepakbola Prancis Nel Le Graet seperti dilansir BBC, kemarin.

Dia menegaskan, pihaknya secepatnya akan mengontak FIFA. Paling tidak, lanjut dia, setelah Les Bleus menyelesaikan pertandingan kualifikasi Zona Eropa terakhir melawan Finlandia (Red-dini hari tadi WIB).


“Saingan kami di grup lain dapat mencetak lebih banyak poin, itu faktanya,” tegasnya. Les Bleus sendiri tergabung di Grup I dan diprediksi menyelesaikan babak kualifikasi dengan berada di peringkat kedua di bawah Spanyol.

Namun demikian, grup mereka hanya dihuni oleh lima tim, berbeda dengan grup lain yang memiliki peserta enam tim. Sementara delapan grup kualifikasi Piala Dunia zona Eropa lainnya terdiri dari enam timnas.

Oleh karena itu, kesempatan Prancis untuk mendulang poin dari laga kualifikasi mereka menjadi lebih sedikit. Karena perlu diketahui, semakin sedikit poin yang didapatkan suatu tim di babak kualifikasi maka semakin besar kesempatan mereka untuk bertemu tim yang lebih kuat di babak play-off. “Kondisinya rumit berada di grup yang terdiri dari lima dan kami kurang poin,” katanya.

Kapten timnas Prancis Hugo Lloris menambahkan, sistem playoff saat ini menyulitkan timnya yang pernah menang Piala Dunia 1998 dan masuk final pada tahun 2006 ini untuk bisa secara langsung masuk ke putaran final Piala Dunia 2014.

“Dengan sistem ini kami harus bekerja lebih keras. Prancis harus diunggulkan karena sejarahnya,” kata Lloris.

“Peringkat kami membuat kami berada di posisi sulit namun kami harus berupaya. Sistem ini membuat kami harus bekerja dan berupaya lebih keras.”

Dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia Selasa, Spanyol akan lolos ke Brazil tahun depan bila seri dalam menghadapi Georgia. Sementara Inggris bisa lolos jika mengalahkan Polandia di Wembley. Bila Inggris gagal, Ukraina yang akan lolos dari Grup H bila mengalahkan San Marino. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya