Laga kontra dua klub papan atas Seri A Italia diperkirakan akan bertarung sengit di Stadio Olimpico pada hari Sabtu dini hari WIB (19/10). Gengsi tuan rumah akan dipertontonkan kala menjamu skuad Napoli, untuk mengunci posisinya sebagai pemuncak klasemen.
AS Roma telah mengawali tren positif sejak awal pertandingan Seri A. Klub Giallorossi itu sama sekali belum pernah mencatat kekalahan di sepanjang tujuh kali pertandingan. Srigala Roma bertengger di posisi puncak klasemen dengan mengumpulkan 21 poin, unggul tiga poin atas Napoli yang bertengger di posisi kedua.
Klub asuhan Rudi Garcia itu memiliki kans menang yang lebih besar ketimbang Napoli.
Disisi lain, Napoli selaku runner-up klasemen sementara dituntut mampu mencuri poin dikandang Roma. Jika tidak, Juventus yang bertengger di posisi kedua bersiap menggeser posisi klub asuhan Rafael Benitez itu.
Juventus memiliki poin yang seimbang dengan Napoli yakni 19 poin yang dikumpulkan dari tujuh kali pertandingan. Menilik performa tim tamu, Napoli juga mengukir rekam jejak cemerlang sepanjang laga Seri A.
Klub itu sama sekali belum terkalahkan. Hanya saja sempat bermain imbang 1-1 ketika menjamu Sassuolo Calcio akhir September lalu. Namun pada laga terakhir seri A melawan Livorno Calcio, Napoli menang telak 4-0 di kandangnya pada Minggu (6/10) lalu.
Tak pelak, performa tim tamu tak bisa dianggap enteng oleh Kevin Strootman gelandang AS Roma. Ia menolak untuk sesumbar memastikan klubnya menang.
Meskipun AS Roma sudah di gadang-gadang banyak kalangan sebagai salah satu kandidat Scudetto tahun ini. Menurut gelandang asal Belanda itu, Seri A berbeda dengan Eredivisie Belanda.
“Memang menarik, tapi kami baru memulai kompetisi. Saya tak ingin euforia menjadi terlalu berlebihan, Seri A berbeda dengan Eredivisie Belanda, terutama dalam hal mentalitas. Hasilnya sangat menentukan dan setiap tim bisa membuat Anda kesulitan,†tukasnya.
Rafael Benitez sepertinya punya ambisi besar pada laga lawatannya kali ini untuk mengkudeta Srigala Roma dari puncak klasemen. Ia pun mengaku sudah punya ramuan khusus untuk membekuk tuan rumah. Meskipun pada laga sebelumnya, Napoli telah dipermalukan skuad Arsenal 2-0 di pertandingan Liga Champions awal bulan (2/10) lalu.
“Jujur saya kecewa dengan penampilan Napoli saat kalah 2-0 dari Arsenal di ajang Liga Champions, tapi kami harus bangkit, sekarang kami menaruh fokus untuk partai besar menghadapi Roma, satu-satunya tim yang ada di atas kami dalam klasemen.
Partai itu adalah tes yang bagus buat kami,†ujar Benitez yang dikutip
The Independent.Jika membuka lembaran Ancaman Napoli untuk menjegal Roma bukanlah isapan jempol belaka. Informasi terakhir, Laga Roma kontra Napoli yang berlangsung di Stadio Olimpico Roma dikabarkan akan dipercepat jadwalnya pada Jum’at (18/10), dimana jadwal sebelumnya kedua tim akan dipertemukan pada hari Sabtu (19/10).
Kebijakan itu dilakukan menyusul adanya demontrasi besar-besaran yang akan di digelar di kota Roma. [Harian Rakyat Merdeka]