Berita

rekaan wajah otzi/net

Keturunan Manusia Es yang Hidup 5.300 Tahun Lalu Akhirnya Ditemukan

MINGGU, 13 OKTOBER 2013 | 19:57 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Otzi adalah nama yang diberikan untuk seorang lelaki yang diperkirakan tewas sekitar 5.300 tahun lalu. Mayatnya ditemukan pada September 1991 lalu di pegunungan Alps, masih terbilang utuh karena terlindungi oleh es. Otzi diperkirakan tewas karena panah yang menghantam tubuhnya.

Tubuh Otzi yang juga dikenal dengan julukan Lelaki dari Hauslabjoch ini disimpan di Musium Arkeologi Tyrol Selatan di Bolzano, Italia.

Ilmuwan Austria baru-baru ini menemukan sebuah fakta menarik mengenai keturunan Otzi. Disebutkan bahwa 19 dari lelaki yang hidup di Tyrol saat ini adalah keturunan Otzi. Kesimpulan ini diperoleh dari kesamaan DNA yang mereka miliki dengan DNA Otzi.


BBC menyebutkan, para ahli tidak atau belum memberitahukan kepada ke-19 lelaki itu tentang hubungan mereka dengan Otzi.

Kesamaan rantai DNA mereka dengan rantai DNA Otzi dianalisa ilmuwan dari Institute of Legal Medicine di Innsbruck Medical University.

Juga disebutkan bahwa mutasi genetikan tertentu cocok dengan DNA yang dimiliki Otzi.

Walther Parson, salah seorang peneliti, kepada Austrian Press Agency (APA) mengatakan bahwa mutasi genetik yang sama bisa jadi juga ditemukan di dekat kawasan Engadine, Swis, dan di Tyrol Selatan, Italia.

"Kami sudah menemukan partner Swis dan Italia sehingga kami dapat melanjutkan penelitian (untuk mencari keturunan Otzi di kawasan itu)," ujarnya.

Menurut Parson, mereka meniliti DNA dari 3.700 lelaki yang mendonorkan darah. Relawan-relawan ini pun memberikan informasi mengenai leluhur mereka.

Juga disebutkan bahwa wanita tidak dilibatkan dalam penelitian ini karena membutuhkan prosedur riset yang berbeda. [guh]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya