Berita

Ben carson/net

Dunia

Capres 2016: Obamacare Lebih Buruk dari Perbudakan

MINGGU, 13 OKTOBER 2013 | 06:28 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

DR. Benjamin Carson tengah menjadi pembicaraan publik Amerika Serikat yang sedang menanti dengan waswas kapan penutupan kantor pemerintahan (government shutdown) yang sudah lebih dari seminggu akan berakhir.

Lelaki kulit hitam pakar bedah syaraf itu hari Jumat lalu (11/11) menyampaikan pernyataan keras mengenai program jaminan kesehatan yang diinisiasi Presiden Barack Obama atau sering disebut Obamacare sebagai pemicu dari kegentingan yang sedang terjadi di seluruh Amerika Serikat.

Kecaman terhadap Obamacare bukan hal yang baru, apalagi dari kubu konservatif. Tetapi, baru Carson orang kulit hitam pertama yang mengatakan Obamacare sebagai hal paling buruk yang pernah dialami Amerika Serikat setelah perbudakan.


"Ini (Obamacare) merupakan perbudakan, antara lain karena ini membuat kita semua menjadi tergantung pada pemerintah," ujar pensiunan dari Johns Hopkins University School of Medicine in Baltimore di depan pertemuan Partai Republik di Washington.

"Ini tidak pernah merupakan jaminan kesehatan (healthcare). Ini adalah tentang kontrol (pemerintah terhadap rakyat)," ujarnya lagi.

Sekitar 2.000 orang yang menghadiri pertemuan itu memberikan tepuk tangan meriah untuk setiap ucapan keras Carson.

Ia juga menyamakan Obamacare dengan praktik pemerintahan negeri sosialis Uni Soviet yang bubar tahun 1991.

Pertemuan tersebut digelar tiga hari dan akan berakhir hari Minggu ini (13/10). Sejumlah organisasi yang berafiliasi dengan Partai Republik yang konservatif mensponsori pertemuan ini, antara lain Dewan Riset Keluarga dan Pusat Kemiskinan Kawasan Selatan. Sponsor lain adalah Yayasan Warisan, Asosiasi Keluarga Amerika, Nilai Amerika, dan Dewan Aksi Kebebasan.

Sejumlah senator dari Partai Republik juga ikut berbicara pada sesi hari Jumat itu, antara lain Ted Cruz dari Texas, Mike Lee dari Utah, Rand Paul dari Kentucky, Marco Rubio dari Florida, dan Tim Scott dari Carolina Selatan.

Mantan Gubernur Arkansas yang berpontensial menjadi calon presiden Partai Republik, Mike Huckabee, juga dijadwalkan berbicara di pertemuan itu.

Menurut Newsmax, selain Huckabee, Carson juga disebut-sebut pantas menjadi calon presiden dari kubu Grand Old Party (GOP) atau Partai Republik yang berlambang gajah ini. [guh]

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya