Berita

Nico Hulkenberg

Olahraga

Lotus Incar Pilot Gembrot

FORMULA ONE
JUMAT, 11 OKTOBER 2013 | 09:12 WIB

Pebalap Formula 1 (F1) asal Jerman, Nico Hulkenberg menjadi salah satu pilot yang paling diincar jelang berakhirnya musim ini.

Meskipun beberapa pihak menilai dirinya terlalu gemuk, namun Lotus berani mengambil risiko merekrutnya.

Sebagaimana diketahui, Lotus memang tengah mencari pebalap untuk mengisi jet darat yang ditinggalkan Kimi Raikkonen ke Ferrari. Dari sekian nama yang menjadi kandidat, Lotus tampaknya begitu tertarik pada Hulkenberg, pebalap yang tergolong masih muda dan saat ini membela Sauber.


Namun yang menjadi kendala adalah urusan berat badan. Dengan berat 74 kg dan tinggi 184, Hulkenberg merupakan salah satu pebalap tergemuk dan tertinggi di  F1.

Sementara berdasarkan peraturan baru untuk musim depan. Mobil akan menggunakan mesin yang lebih berat. Otomatis berat badan pebalap harus disesuaikan dengan bobot jet darat.

Menanggapi hal tersebut, bos Lotus Eric Rene Boullier mengakutelah mengetahui bobot Hulkenberg. Meski demikian, insinyur asal Prancis itu tetap mengincar pebalap 26 tahun tersebut.

“Ya, tentu berat badan menjadi pertimbangan. Tapi, bagi saya dia tak kelebihan berat badan,” ujar Boullier dikutip BBC.co.uk.

Sedangkan Hulkenberg menyadari saat ini tengah diincar Lotus. Namun, hingga kini kepastian itu belum juga didapatkannya. Makanya dia, memberikan batas waktu kepada Lotus.

“Saya membutuhkan kepastian itu pada akhir bulan Oktober ini. Meski saya memiliki pengalaman yang buruk soall negosiasi,” ujar Hulkenberg, dikutip Autosport.

Seandainya jadi pindah ke Lotus, berarti Hulkenberg telah membela empat tim yang berbeda dalam lima musim kariernya di F1.

Terkait keraguan  loyalitas terhadap tim yang dibelanya, Hulkenberg menanggapinya dengan santai.

“Saya berpindah-pindah tim karena ada alasan, dan tak ada gunanya mempertanyakannya.” [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya