Berita

FOTO:NET

Hukum

Tokoh Banten:Korupsi di Banten Seperti Kentut

KAMIS, 10 OKTOBER 2013 | 14:59 WIB | LAPORAN:

Sejumlah tokoh Banten yang tergabung dalam Banten Bersih menemui Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad dan wakilnya, Adnan Pandu Praja di markas antirasuah, Kamis (10/1).

"Intinya memberikan dukungan ke KPK untuk memberantas korupsi di Banten," ujar salah seorang tokoh Banten,  Ahmad Subadri usai bertemu komisioner KPK.  

Pihaknya berharap kasus dugaan suap sengketa Pilkada Lebak yang saat ini ditangani KPK bisa dikembangkan untuk diarahkan pada pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).


"Korupsi di Banten ini kan seperti kentut, tercium baunya tetapi untuk membuktikannya susah karena memang dikemas sedemikian canggih," jelasnya.  

Ahmad pun menegaskan, pihak KPK tidak perlu kuatir dengan isu santet menyusul rencana pemeriksaan Gubernur Banten Ratu Atut, besok (Jumat, 11/10). Menanggapi hal ini, menurut Ahmad, pimpinan KPK dalam pertemuan tadi menyatakan siap lahir batin untuk memberantas korupsi di Banten.

"Tanggapan Abraham Samad sangat confident KPK dalam penanganan ini dipastikan punya bukti-bukti yang cukup kuat untuk bisa menyeret koruptor yang ada di Banten ini," paparnya.  

Adapun sejumlah tokoh yang hadir adalah Ahmad Subadri (DPD), Irsyad Jueli (pendiri Banten), Ray Rangkuti, Ratu Enong (Paguyuban Warga Banten), Ali Yahya (Penggagas dan pendiri Provinsi Banten), H Mardini (pendiri Banten), UU Mangkusasmita (Pendiri Banten), Gusti Mulyadi, dan Ratu Nurlaila.[wid]


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya