foto: net
foto: net
Hal itu disampaikan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Yani, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/10). Yani menegaskan indikasi itu menguat setelah hasil laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN) tak menemukan bukti penggunaan narkoba pada urine dan rambut Akil. Kesaksian para staf Akil di MK juga tidak mengarahkan ke fakta Akil sebagai pengguna narkoba.
"Gerakan intelijen bisa juga terjadi. Tapi, saya tidak menyebut ini intelijen negara, bisa saja intelijen swasta. Ini konspirasi, kan sudah biasa kalau ada mobil digeledah tiba-tiba ditemukan narkotika," ucap Yani enteng.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58
Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55
UPDATE
Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05
Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01
Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44
Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17
Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00
Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23
Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13
Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02
Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39
Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28