Berita

FOTO:NET

Olahraga

Eksekusi Lahan di Duren Sawit Ricuh, Warga Bakar Halte Busway

RABU, 09 OKTOBER 2013 | 11:13 WIB | LAPORAN:

Eksekusi lahan yang berlokasi di Jalan Buaran I RT 008/12, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur berlangsung ricuh. Warga tak hanya memblokir jalan, tapi juga membakar halte Transjakarta Buaran.

Kabid Operasi dan Penegakan Hukum Satpol PP DKI Jakarta, Surbakti mengatakan, awalnya ada 421 bangunan di lahan seluas 9,5 hektar tersebut. Sebanyak 87 bangunan di antaranya yang masih bertahan tinggal di sana, selebihnya telah pindah.

"Tersisa sekitar 87 bangunan. Yang lainnya sudah ambil uang kerohiman antara Rp 10 -120 juta," ujar Surbakti kepada wartawan, Rabu (9/10).


Penertiban yang dilakukan, lanjutnya, dilaksanakan berdasarkan permohonan pemilik lahan yaitu PT Graha Cipta Kharisma.

"Kita sudah mengecek PBB di kelurahan dan risalah tanah di BPN, sudah konfirmasi dan sah kepemilikannya," tegasnya.

Dalam aksinya, aparat Satpol PP menurunkan lima alat berat untuk menghancurkan bangunan dan 20 truk untuk membantu mengangkut barang-barang warga.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombespol Mulyadi Kaharni mengatakan kehadiran polisi di lokasi untuk mengamankan penertiban yang dilakukan oleh Pemprov DKI.

"Polisi netral tidak memihak. Kita disini agar petugas lancar dan kita juga menerjunkan polwan agar masyarakat pada saat penertiban tidak terkena dampak," paparnya.

Namun terkait pembakaran shelter bus Transjakarta, Mulyadi mengatakan kalau pihaknya telah menemukan dua orang yang menjadi porvokator aksi tersebut. Namun penangkapan dua oknum ini akan dilakukan bila kondisi sudah kondusif.

"Sudah kami identifikasi tinggal menunggu situasi yang lebih kondusif," katanya.

Untuk diketahui pembongkaran dilaksanakan mulai pukul 06.00 WIB tadi. Hingga saat ini ruas jalan dari I Gusti Ngurah Rai ke dua arah masih ditutup sekitar 3 km. Jalan ditutup mulai dari fly over Buaran hingga lampu merah Klender untuk mengamankan pembongkaran.

Warga yang menolak melakukan aksi membakar ban bekas di tengah jalan. Situasi semakin memanas ketika aparat terus merangsek maju. Warga mulai melempari petugas dengan batu. Polisi pun pun membalas dengan menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air dengan water canon ke arah kerumunan warga. Karena terdesak warga kalap membakar Halte Transjakarta Buaran. Sebanyak 2.100 personil kepolisian, Satpol PP, dan TNI yang diterjunkan berhasil menghentikan perlawanan warga dan mengendalikan situasi sekitar 06.00 WIB sehingga eksekusi bisa dilaksanakan.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya