Berita

Mark Webber

Olahraga

Webber Nyaris Terpanggang Di GP Korea

FORMULA ONE
SELASA, 08 OKTOBER 2013 | 09:17 WIB

Meski berada di dalam satu atap yang sama, namun dua pebalap tim Red Bull, Sebastian Vettel dan Mark Webber punya keberuntungan yang berbeda.

Vettel jauh lebih berprestasi ketimbang Webber. Dalam balapan di GP Korea, akhir pekan lalu, Vettel berhasil merebut podium pertama. Ia berhasil menyelesaikan 55 putaran dengan catatan waktu tercepat, 1 jam 43 menit 13.701 detik. Prestasi itu membuat Vettel meraih kemenangan beruntunnya yang keempat, serta mengokohkan posisinya di puncak klasemen sementara F1.

Sementara Webber mengalami nasib yang sulit di ajang balapan tersebut. Di bahkan, memulai balapan di barisan ke-10. Hal itu terjadi karena dia harus menjalani hukuman terkait pelanggaran yang dilakukannya saat menjalani balapan di Singapura lalu.


Malangnya lagi, Webber justru gagal finish dan nyaris terpanggang usai terlibat kecelakaan dengan pebalap Force India, Adrian Sutil.  Begitu mobil mulai terbakar, Webber segera menepi dan keluar dari kokpit. “Api dengan cepat membesar.

Untungnya para petugas keselamatan tidak terlalu jauh dari tempat kejadian,” ungkap Webber di ESPN.

Hasil penyelidikan atas kejadian itu menyebutkan, insiden itu terjadi ketika minyak radiator yang terdapat pada RB9 mengalami kebocoran, dan mengenai knalpot sehingga mengakibatkan kebakaran di mana balapan tinggal menyisakan 18 lap lagi.

“Terjadi masalah dan itu berlangsung cukup cepat. Api yang membakar sebagian mobil tidak terlalu jauh dengan diriku. Aku beruntung karena lebih dekat dengan tabung pemadam.”

Sementara itu sanksi tegas akan diberikan kepada pihak penyelenggara Grand Prix Korea, setelah mengetahui bahwa mobil pengangkut jet darat Webber tiba-tiba muncul di tengah balapan yang masih berlangsung. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya