Petinju Ukraina Wladimir Klitschko sukses mempertahankan empat gelar kelas beratnya sekaligus. Gelar tersebut terdiri dari sabuk juara dunia kelas berat versi WBA, IBF, WBO, dan IBO.
Kesemua gelar tersebut sukses dipertahankan Wladimir usai mengalahkan petinju Rusia, Alexander Povetkin dengan kemenangan angka mutlak dalam duel di Olympic Indoor Arena, Moskow, dini hari kemarin WIB.
Dalam pertandingan tersebut, kemenangan Wladimir yang kini berusia 37 tahun sebenarnya sudah nampak dari menit-menit awal pertarungan. Dia mendominasi jalannya pertarungan dari ronde pertama hingga terakhir.
Bahkan, dia sempat menganvaskan Povetkin sebanyak lima kali, yakni pada ronde kedua, ronde ketujuh (tiga kali), dan ronde ke-12. Anehnya, meski Povetkin dihujani pukulan, dia mampu bertahan hingga bel akhir berbunyi. Akhirnya tiga juri kompak menyatakan Klitschko sebagai pemenang dengan 119-104.
“Dia adalah petarung sejati,†ucap Klitschko soal lawannya, seperti dikutip BBC.
“Saya terus mendaratkan pukulan, tapi dia tetap berada di sana. Saya yakin ini adalah kemenangan yang layak, tapi saya pikir saya masih bisa memperbaikinya,†kata petinju berusia 37 tahun ini.
Dengan kemenangan ini, rekor bertanding Klitschko kini menjadi 61-3 (51 KO).
Sementara itu, Povetkin yang merasakan kekalahan pertama dalam kariernya punya rekor 26-1 (18 KO) mengaku perjalanannya kali ini tidak berjalan mulus meski persiapan menghadapi pertarungan sangat berat.
“Hasil akhir ini bukan harapan yang menyenangkan bagi saya maupun tim. Tapi saya tak pernah menyerah. Saya ingin memperbaiki kesalahan ini di pertarungan berikutnya dengan petinju lain,†katanya.
Laga kemarin juga menghadirkan tamu-tamu beken. Tiga petinju kelas berat Inggris David Haye, Tyson Fury dan Dereck Chisora berada di sisi ring menyaksikan duel Wladimir-Povetkin.
Sebelumnya, tiga petinju tersebut telah menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan Wladimir sekitar tahun 2014. Namun masih belum jelas apakah keinginan itu bisa menjadi kenyataan, kendati mereka hadir di duel Wladimir-Povetkin di Moskow, Rusia.
Dalam karirnya, Wladimir pernah berhadapan dengan Haye pada 2011. Kala itu, Haye mengalami kekalahan angka mutlak. Sementara itu, Chisora juga pernah menghadapi kakak Wladimir, juara WBC, Vitali Klitschko, pada tahun lalu. Sayangnya, Chisora gagal merebut sabuk juara, dia juga mengalami kekalahan angka mutlak.
Sementara itu, Fury sering menegaskan jika dirinya bisa mengalahkan Klitschko saudara jika dia diberi kesempatan untuk berduel dengan mereka sebelum mereka gantung sarung tinju. [Harian Rakyat Merdeka]