Berita

Pertahanan

Dewaruci Segera Pensiun

MINGGU, 06 OKTOBER 2013 | 09:55 WIB

Kapal Legendaris KRI Dewaruci bakal segera pensiun.

Kapal itu akan dibatasi penggunaannya, sembari menunggu datangnya kapal latih pengganti pada awal 2016 mendatang. Dengan pertimbangan keselamatan, pelayaran Dewaruci hanya akan bersifat terbatas, dan kemungkinan besar hanya akan melintasi rute dalam negeri saja.
   
Kepastian tersebut disampaikan Kadispen AL Laksamana Pertama Untung Suropati usai merilis film dokumenter tentang pelayaran Dewaruci keliling dunia seperti dilansir dari JPNN, Minggu (6/10).


Untung mengatakan, Dewaruci pasti harus pensiun. Karena mengemban misi sebagai kapal latih, maka harus diganti dengan yang baru. Saat ini, proses menuju kontrak dengan galangan kapal di Spanyol masih berlangsung. Jika sudah ditandatangani, butuh waktu 22 bulan untuk membuatnya. Karenanya, diperkirakan kapal anyar baru akan tiba di Indonesia pada awal 2016. Saat itulah Dewaruci akan resmi pensiun.

Kondisi Dewaruci saat ini cukup memprihatinkan. Kapal tersebut mengalami kerusakan fisik akibat badai dalam perjalanan ke Australia Agustus lalu. kala itu, Dewaruci hendak mengikuti festival layar di beberapa kota pelabuhan di Australia dan merencanakan singgah di Selandia Baru. Ada tiang yang patah, begitu pula dengan anjungan kapal. Rencananya, Dewaruci akan pulang ke Indonesia pertengahan bulan ini. Menanggapi kondisi tersebut, Untung menyatakan jika Dewaruci bakal tetap beroperasi sebagai kapal latih.

"Namun demikian, mengingat kondisi, operasional kapal akan dibatasi," lanjutnya.

Salah satunya mengubah rute perjalanan hanya untuk di dalam negeri saja. Artinya, sangat mungkin pelayaran kali ini menjadi akhir dari muhibah Dewaruci ke luar negeri. Selanjutnya, kapal tersebut akan tetap beroperasi sebagai kapal latih hingga kapal penerus tiba.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya