Berita

Anas-Urbaningrum/net

Anas Urbaningrum: Sanksi dari Partai Demokrat kepada Pasek dan Saan Katro

JUMAT, 04 OKTOBER 2013 | 19:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Citra Partai Demokrat akan jatuh setelah mencopot Gede Pasek Suardika dan Saan Mustopa masing-masing dari jabatan Ketua Komisi III DPR dan Sekretaris Fraksi Demokrat hanya karena menghadiri deklarasi ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).

Menurut Ketua Umum PPI Anas Urbaningrum, sanksi yang diterima dua loyalisnya itu sangat tidak berdasar. Karena kalau menilik pakta integritas Partai Demokrat, tidak disebutkan bahwa kader yang menghadiri kegiatan ormas disebut tidak loyal dan harus diberi sanksi.

"Pakta integritas harus ditambah. Begini pointnya, 'kader boleh ikut kegiatan ormas apapun kecuali PPI'," ujar Anas usai diskusi di Rumah PPI, di Duren Sawit, Jakarta (Jumat, 4/30).


Anas bahkan menyebut pemberian sanksi itu katro. Pasalnya, Pasek dan Saan disebut tidak loyal.  Untuk menguatkan punishment itu disebutkan Ketua Umum Demokrat SBY sudah menyetujui. Hal itu menunjukkan pemberian sanksi itu bersifat asumsi individu, tanpa didasari adanya aturan yang mengatur pemberian sanksi.

"Penegasan sanksi ini kan tidak elegan. Kalau di kampung saya disebut ndesit atau katro. Kalau mau beri sanksi, ya beri aturan yang mengaturnya," tegas mantan Ketum Demokrat itu. [zul]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya