Berita

komjen sutarman/net

DPR Jangan Kecewa Kalau Kapolri Jadi Alat Politik SBY

SENIN, 30 SEPTEMBER 2013 | 14:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

DPR mestinya mencermati kemungkinan Komjen Sutarman menjadi alat kepentingan politik Istana bukan malah bukan ramai-ramai mendukung Kabareskrim itu menjadi calon tunggal Kapolri baru.

"Jika tidak, kalangan DPR dan partai-partai politik akan menyesal jika nanti Polri diperalat menjadi kepentingan politik penguasa," ujar Ketua Presidium IPW Neta S. Pane (Senin, 30/9).

IPW memahami, calon tunggal Kapolri yang disodorkan Presiden SBY ke DPR membuat tidak adanya alternatif pilihan. Memang pemilihan Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden.


Tapi jika situasi ini tidak dicermati DPR, bisa dipastikan Kapolri akan menjadi alat politik presiden. Karena SBY sudah jelas mengatakan pergantian Kapolri Timur Pradopo untuk persiapan pengamanan Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2014. Itu sama artinya Polri akan diseret-seret ke kancah politik

"Sebab itu sangat disayangkan jika belum apa-apa kalangan DPR sudah koor satu suara mendukung Sutarman. IPW berharap DPR harus kritis melihat siatuasi ini," ungkapnya.

"Jika tidak Polri akan terus diseret-seret dalam kepentingan politik dan Polri tidak akan pernah mengabdi kepada kepentingan masyarakat dan hanya dijadikan sebagai alat kepentingan politik penguasa," demikian Neta.[zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya