Berita

dahlan iskan/net

Bos-bos Perusahaan Negara Siap Teken 'BUMN Bersih' Ala Dahlan Iskan

RABU, 25 SEPTEMBER 2013 | 23:01 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Baru beberapa jam roadmap menuju 'BUMN Bersih' diluncurkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, sudah ada tiga perusahaan pelat merah yang langsung mendaftar. Padahal, masa pendaftaran belum dimulai.

“Walau pendaftaran 'BUMN Bersih' baru dibuka Selasa (1/10) besok, namun sudah ada tiga yang mendaftar,” ujar Dahlan di Gedung BUMN, Jakarta, Rabu (25/9).

Mendengar pernyataan Dahlan itu, seperti dikutip dari JPNN, puluhan Dirut BUMN yang hadir langsung terpacu ingin segera mendaftar. Satu per satu diantara mereka langsung maju menandatangani sebuah kertas perjanjian 'BUMN Bersih'.


"Saya maju pak," teriak salah satu Dirut. "Saya juga bersedia," timpal Dirut yang lain.

Akhirnya mereka mengantre untuk membubuhkan tanda tangan sebagai tanda setujunya perseroan mengikuti 'BUMN Bersih'.

"Tanda tangan ini langsung disaksikan oleh perwakilan dari KPK, BPK, BPKP, Kepolisian RI dan Jaksa Agung," sambung Dahlan.

Pria asal Magetan ini juga menegaskan meskipun puluhan Dirut BUMN ramai-ramai maju membubuhkan tanda tangan, bukan berarti ini sebagai pendaftaran resmi roadmap 'BUMN Bersih'.

"Semua yang maju ke depan ini bukan berarti sudah resmi mendaftar ya. Nanti harus mendaftar lagi secara resmi mulai tanggal 1 Oktober," tegasnya.

Dari 38 BUMN yang hadir, hampir 90 persen Dirut BUMN berani menyatakan perseroannya bersih. Mereka adalah BNI, Adhi Karya, Perumnas, Jamsostek, Jasa Marga, Perum Peruri, Telekomunikasi Indonesia, Hutama Karya, BTN, PNM, Waskita Karya, Angkasa Pura II, Taspen, Bank Mandiri, RNI, Merpati, Askes, PFN dan sebagainya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya