Berita

FOTO:NET

Olahraga

Satpol PP Tidak Ikut Pantau Aturan Jam Malam di Jakarta

SELASA, 24 SEPTEMBER 2013 | 15:22 WIB | LAPORAN:

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto menegaskan, pihaknya tidak akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dalam penerapan jam malam kepada anak usia sekolah.

"Kita lagi penjajakan bersama Sudin dan dinas terkait di wilayah setempat terkait pemberlakuan jam malam kecuali dengan Satpol PP. Program ini diperhalus lagi lah sebelum diterapkan ke masyarakat," ujar Taufik di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (24/9).

Taufik katakan, aturan jam malam di Jakarta berdasarkan Pasal 7 ayat 3 Perda 8/2006 tentang Pendidikan. Dalam hal ini, orang tua akan turut dilibatkan penuh untuk mengontrol anak-anak mereka yang masih usia sekolah. Bagi anak yang melanggarnya akan dikenakan sanksi teguran secara lisan. Bahkan, tidak menututp kemungkinan sanksi teguran juga dikenakan kepada orang tua bersangkutan.


"Sanksinya dari bentuk lisan berupa teguran bukan hanya kepada anaknya tetapi juga orang tuanya. Bisa dipertanyakan hak asuhnya bila dinilai lalai membesarkan anaknya," ujarnya.

Soal ketidakterlibatan Satpol PP dalam memantau aktivitas anak-anak usia sekolah, menurut Taufik, hal itu juga disetujui oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. Menurut Basuki, keterlibatan Satpol PP dalam aturan ini hanya berujung sia-sia.

"Ngurus pedagang kaki lima (PKL) saja Satpol PP kebobolan. Gimana ngurus anak-anak," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya