Berita

purnomo yusgiantoro/net

Pertahanan

Purnomo Yusgiantoro: Indonesia Akan Miliki "Cyber Army"

SELASA, 24 SEPTEMBER 2013 | 12:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Guna menangkal serangan dari dunia maya (cyber) yang dapat mengganggu kedaulatan dan pertahanan negara, Kementerian Pertahanan (Kemhan) segera membentuk satuan khusus tentara siber (Cyber Army).

"Pembentukan Cyber Army merupakan bagian dari pembangunan pertahanan sistem komunikasi dan sistem informasi Kementerian Pertahanan," kata Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, usai menutup pendidikan pelatihan bela negara Kementerian Pertahanan 2013 di Rindam Jaya, Jakarta, Selasa (24/9), dikutip dari setkab.go.id.

Ia mengatakan, Kementerian Pertahanan selalu melakukan kompetisi cyber setiap tahun, dan ada yang dikhususkan untuk bertahan maupun menyerang. Dia menambahkan bahwa cyber army yang dibentuk akan terdiri atas kalangan militer TNI AD, AU, dan AL hingga kalangan sipil.


"Serangan cyber yang dapat mengganggu kedaulatan bangsa cukup terbuka lebar. Cyber Army akan terdiri dari militer, non militer dan dibentuk untuk menangkal serangan tersebut," ungkap Purnomo

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan juga berencana membangun Pusat Pertahanan Siber (Cyber Defence) untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah dari kejahatan dunia maya.

Pembangunan pertahanan siber itu juga melibatkan tiga angkatan, yakni TNI AD, TNI AL, TNI AU. Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membantu tata kelola, infrastruktur, peralatan, dan sumber daya manusianya.

Menurut Purnomo, ancaman serius terhadap kedaulatan melalui dunia maya memang belum tampak. Ancaman yang selama ini terjadi belum bisa dikategorikan sebagai ancaman pertahanan negara.

"Sifatnya masih mikro, namun kita tetap harus waspada," ujar Purnomo. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya