Berita

sudrajad dimyati/net

Bertemu Anggota Komisi III di Toilet, Sudrajad Terancam Senasib dengan Daming

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2013 | 09:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon hakim agung Sudrajad Dimyati terancam gugur karena bertemu dengan anggota Komisi III DPR Bahruddin Bashori di toilet gedung Parlemen kemarin saat masih berlangsung fit and proper test. Tak hanya Komisi Yudisial yang meminta namanya dicoret, Komisi III DPR juga kemungkinan tidak akan memilihnya.

"Silakan saja. Tapi kan nanti ada proses pemilihannya," jelas anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 19/9) menanggapi permintaan KY.

Kemarin, KY meminta Sudrajat digugurkan. Karena sebagai calon hakim agung, Sudrajat mestinya memahami posisinya. Dia sangat tidak etis bertemu Bachrudin di sela-sela fit and proper test.


Komisi III DPR, lanjut Sudding, tetap percaya bahwa pertemuan keduanya di toilet hanya kebetulan. Tidak ada maksud lobi apalagi untuk 'transaksi'.  Tapi persepsi di publik, sangat sulit untuk meyakinkan bahwa tidak ada apa apa dalam pertemuan singkat itu.

"Kami pun akan berpikir untuk tidak memilih yang bersangkutan. Karena kalau dia terpilih, ini akan memperkuat persepsi publik. Tapi jujur, dari sisi pemahaman teori kemarin, di antara tiga calon hakim, dia cukup bagus. Saya kan banyak bertanya, dia bagus," ungkap Sudding.

Karena itu, Sudrajad bisa bernasib seperti yang dialami calon hakim agung sebelumnya, Muhammad Daming Sanusi. Daming akhir tidak lolos disebabkan bercanda saat menjelaskan pelaku pemerkosaan tidak perlu dihukum mati karena atas dasar saling menikmati. "Jadi bisa sama seperti Daming. Karena ada sedikit itu, bisa membuat blunder," demikian Sudding. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya