Parkir liar di Kawasan perbelanjaan Roxy, Jakarta Barat dinilai sangat mengganggu hingga menyebabkan kemacetan panjang. Dinas Perhubungan (Dishub) diminta segera menindak parkir liar tersebut.
Susanto, warga Johar Baru, Jakarta Pusat mengaku, setiap hari jalanan sekitar Roxy tersebut selalu dilaluinya ketika berangkat bekerja. "Dari dan menuju kawasan ini memang selalu macet, terutama kalau mau menuju Kawasan Hayam Wuruk dan Gajah Mada dari arah Grogol, kalau pagi sudah gila-gilaan macetnya," ucapnya di Jakarta, kemarin.
Tak hanya itu, di kolong Fly Over Roxy Mas juga banyak parkir liar, hingga membuat kemacetan sepanjang hari, terutama pada saat jam pulang kantor. Bahkan angkot juga sering ngetem di sekitar kawasan Roxy.
"Tolong segera ditertibkan. Padahal petugas juru parkir (jukir) pakai seragam parkir resmi. Saya berharap lokasi parkir liar itu dihilangkan selama-lamanya. Jangan angat-angat tai ayam. Sekarang dijaga, dua minggu lagi ketika petugas tidak ada, parkir liar ada lagi," ketusnya.
Seorang juru parkir di wilayah itu yang bernama Sofyan mengatakan, parkir di sepanjang Jalan Raya Hasyim Ashari memang dilarang pihak Dishub DKI Jakarta.
Namun ia berdalih, kondisinya sangat terpaksa, karena pemilik lapak (pengelola parkir liar) tidak tertampung seluruhnya di lokasi parkir motor yang sudah disediakan Dishub DKI di Jalan Tanjung Selor, samping ITC Roxy Mas, Jakpus.
"Lokasi parkir motor yang sudah ditentukan Dishub di Tanjung Selor, agaknya kurang diminati pengunjung Roxy Mas yang menggunakan motor," dalihnya.
Akibatnya, mereka memilih parkir motor di sepanjang Jalan KH Hasyim Ashari, sehingga rambu-rambu larangan parkir dilanggar dan menimbulkan jalan di depan Roxy Mas menjadi menyempit kembali akibat adanya parkir liar di wilayah itu.
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakpus Sunardi Sinaga mengatakan, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi dengan mengundang koordinator parkir liar.
"Mereka diminta tidak parkir di Jalan Hasyim Asyari karena menimbukan kemacetan. Jadi sudah diberitahu parkir berada di kawasan ITC Roxy Mas, kalau nggak cukup di Jalan Tanjung Selor," katanya.
Selama ini parkir liar tersebut membuat arus lalulintas macet. Pasalnya hampir separoh badan jalan dipenuhi sepeda motor. Kemacetan semakin bertambah karena kendaraan keluar masuk ITC Roxy Mas, belum lagi ketika ada kereta lewat.
Menyangkut hal ini, sebenarnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meminta, agar pemerintah kota seperti lurah dan camat berperan aktif mengatasi parkir liar di kawasan tersebut, sehingga tidak mengganggu lalu lintas publik di sekitarnya.
"Saya ingin menyampaikan sedikit, terutama pada camat dan lurah. Saya minta hal-hal kecil diselesaikan. PKL misalnya, kalau tidak benar langsung tegor. Muncul satu langsung tegor. Jangan tunggu seribu (masalah), baru bingung," ungkapnya.
Menurut Gubernur DKI, para camat dan lurah juga harus sigap dalam menyelesaikan persoalan parkir liar. “Parkir yang tak resmi, satu dua tertibkan. Jangan kalau seribu baru ditertibkan, nanti bingung menyelesaikannya,†saran Jokowi.
Mengenai persoalan kemacetan, Jokowi mendesak camat dan lurah baru agar segera melakukan antisipasi. Menurut dia, pejabat setingkat camat dan lurah bertanggung jawab menyelesaikan persoalan kemacetan.
Janji Kerahkan Satpol PPGuna mengatasi keberadaan parkir liar di kawasan pusat perbelanjaan Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Kepala Seksi Pengendalian dan Pengawasan Sudin Perhubungan Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak berjanji akan segera melakukan penertiban.
"Kalau tidak ada halangan, pokoknya minggu ini. Kami juga akan kerahkan petugas Satpol Pamong Praja (Satpol PP)," ujarnya.
Seperti diketahui, setelah ditertibkan beberapa bulan lalu, kini Jalan KH Hasyim Ashari kembali dipenuhi parkir liar hingga menyebabkan kemacetan. Hal tersebut pada akhirnya mengganggu pengguna jalan yang melintas.
Dikatakan Harlem, setelah dilakukan penertiban, pihaknya bersama Satpol PP juga akan melakukan pengawasan untuk mengantisipasi kembali munculnya parkir liar.
"Pengawasan dilakukan untuk mencegah kembalinya parkir liar. Terlebih selama ini sudah banyak warga yang mengeluhkan parkir liar di sekitar pusat perbelanjaan itu," tuturnya.
Untuk mendukung rencana ini, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Walikota Jakarta Pusat terkait penertiban parkir liar tersebut. Selama ini, kata Harlem, pihaknya masih memfokukan pengawasan dan pengendalian di wilayah sekitar Blok G Tanah Abang.
Walikota Jakpus, H Saefullah menegaskan, kawasan yang sebelumnya semrawut dan menimbulkan kemacetan menjadi tertib dan lancar. Lokasi tersebut akan dijaga oleh aparat gabungan hingga parkir liar tidak ada lagi. Nantinya, parkir diharuskan di dalam kawasan ITC Roxy Mas. Bila tidak tertampung, bisa ditempatkan di Jalan Tanjung Selor. “Petugas disiagakan di lokasi tersebut untuk menjaganya,†ucap Saefullah.
Untuk itu pula, lanjutnya, Pemkot Jakpus telah berkoordinasi dengan pengelola Roxy Mas agar ikut menangani masalah parkir liar ini. Pihak pengelola diminta harus bisa menyediakan lokasi tempat parkir yang cukup bagi pengunjung maupun karyawan. [Harian Rakyat Merdeka]