Berita

anas urbaningrum

Jubir Anas Tanggapi Sjarief Soal Tukang Becak juga Bisa Dirikan Ormas

SENIN, 16 SEPTEMBER 2013 | 10:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) terbuka untuk semua kalangan. Karena organisasi kemasyarakatan yang didirikan Anas Urbaningrum itu akan membela rakyat tanpa terkecuali, termasuk tukang becak.

"PPI memang ormas yang diperuntukan buat rakyat kebanyakan, termasuk tukang becak. Tukang becak adalah bagian dari rakyat kebanyakan yang harus dibela. PPI sangat tegas keberpihakannya pada rakyat jelata. Tergambar dari penggalan Mars PPI: bergerak bersama rakyat jelata," tegas Jurubicara PPI Ma'mun Murod Al-Barbasy kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 16/9).

Ma'mun Murod mengungkapkan hal tersebut menanggapi pernyataan Ketua Harian DPP Partai Demokrat Sjariefuddin Hasan terkait pendeklarasian ormas di rumah Anas tersebut. Kemarin malam, Sjarief mengatakan, setiap orang dapat membuat organisasi. "Siapapun bisa buat ormas, tukang becak pun bisa. Kan sudah diatur dalam undang-undang," kata ujar Sjarief.


Ma'mun Murod melanjutkan, warga memang suka naik becak dan berteman dengan tukang becak. "Naik becak tentu beda dengan kuda-kudaan. Nah, Sjarief Hasan sepertinya lebih suka kuda-kudaan," sebut mantan aktivis Pemuda Muhammadiyah ini tanpa menjelaskan lebih rinci.

Meski begitu, Ma'mun Murod menilai Sjarief yang juga Menkop UKM itu merupakan tokoh masa depan.

"Memang, kalau bicara tentang masa depan, yang cocok itu figur Sjarief Hasan. Dia itu kan tokoh masa depan. Bahkan paling layak jadi capres PD. Mestinya Komite Konvensi memasukannya sebagai salah satu peserta konvensi," demikian mantan Sekretaris DPP Partai Demokrat Bidang Agama ini dengan senyum sinis. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya